Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Argentina dan Paraguay Sambut Baik Serangan AS ke Venezuela

ilustrasi bendera Argentina
ilustrasi bendera Argentina (pexels.com/@pikeriel)
Intinya sih...
  • Milei tuding Maduro punya hubungan dengan teroris dan penyelundup narkoba
  • Paraguay merayakan penangkapan Maduro
  • Argentina larang masuk warga Venezuela yang punya afiliasi dengan Maduro
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Argentina, Javier Milei, menyambut baik serangan Amerika Serikat (AS) ke Venezuela yang berujung penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Menurutnya, kabar ini membuat kebebasan akan segera terwujud di Venezuela. 

“Maduro adalah penyusup kekuasaan, dia sengaja melakukan kecurangan dalam pemilihan presiden (pilpres) hanya untuk terus berkuasa di Venezuela. Ini adalah sebuah kejatuhan dari diktator,” terang Milei, dikutip dari Buenos Aires Times, Selasa (6/1/2025)

Sebagai informasi, Milei dikenal sebagai pemimpin sayap kanan yang dekat dengan Presiden AS, Donald Trump. Argentina juga menolak mengakui kemenangan kontroversial Maduro dalam pilpres Venezuela 2024.

1. Milei tuding Maduro punya hubungan dengan teroris dan penyelundup narkoba

Milei mengungkapkan bahwa Maduro layak ditangkap karena memiliki hubungan dengan kelompok teroris dan penyelundup narkoba. Menurutnya, Maduro memiliki kaitan erat dengan Iran, Hizbullah, Hamas, dan pecahan FARC. 

“Ini adalah sebuah kabar baik untuk dunia bebas. Maduro adalah narkoteroris yang punya hubungan dengan Podemos di Spanyol, dan memiliki kaitan dengan Iran, Hizbullah, Hamas, dan FARC untuk mencuci uang dan sama seperti yang dilakukan Kuba pada 1970-an,” tuturnya. 

Sebelumnya, Milei mendukung tekanan AS kepada rezim Maduro untuk membebaskan rakyat Venezuela. Milei juga ikut menghadiri upacara penyerahan Nobel Perdamaian kepada oposisi Venezuela, Maria Corina Machado di Norwegia.

2. Paraguay merayakan penangkapan Maduro

Pada saat yang sama, Presiden Paraguay, Santiago Pena, mengungkapkan bahwa Maduro layak diadili di Pengadilan New York. Ia menilai rezim Maduro tidak resmi dan menjadi predator kepada rakyatnya sendiri. 

“Rezim Maduro tidak resmi, predator, dan diktator. Mereka sudah menyebabkan kehancuran bagi rakyat Venezuela. Kejatuhan dari rezim Maduro sudah menunjukkan kabar baik untuk Venezuela,” ungkapnya, dikutip dari Mercopress.

Pemerintah Paraguay mendesak adanya momen penentuan di Venezuela lewat cara demokratik. Asuncion meminta agar fokus penyelesaian masalah harus mengedepankan stabilitas dan kesejahteraan rakyat Venezuela. 

3. Argentina larang masuk warga Venezuela yang punya afiliasi dengan Maduro

Setelah serangan AS ke Venezuela, Kepala Staf Kepresidenan Argentina, Manuel Adorni, mengumumkan bahwa negaranya akan membatasi masuknya warga Venezuela yang punya asosiasi dengan rezim Maduro. Pembatasan ini berlaku bagi pejabat, personel militer, pebisnis yang punya hubungan dengan Maduro. 

Dilansir Buenos Aires Herald, kebijakan ini disebut akan efektif dalam menghalangi rekan Maduro mengungsi di Argentina. Namun, Adorni tidak menjelaskan bagaimana proses identifikasi dan kategori penentuan seseorang punya afiliasi dengan Maduro. 

Pada Jumat pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Argentina sudah memperingatkan warganya untuk menghindari bepergian ke Venezuela. Peringatan ini berkaitan dengan penahanan paksa kepada warga asing yang tiba di Venezuela. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in News

See More

Kemenhut Bantah Digeledah Kejagung: Pencocokan Data Hutan Lindung

07 Jan 2026, 23:40 WIBNews