Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

AS Desak Parlemen Taiwan Segera Setujui Anggaran Drone

AS Desak Parlemen Taiwan Segera Setujui Anggaran Drone
ilustrasi bendera Amerika Serikat (unsplash.com/chris robert)
Intinya Sih
  • AS mendesak parlemen Taiwan segera menyetujui anggaran drone, saat delegasi Kongres di Taipei menekankan teknologi nirawak penting untuk modernisasi pertahanan dan daya tangkal militer.
  • Pemerintah Taiwan mengajukan anggaran khusus 210 miliar dolar Taiwan untuk drone, pengintai, dan kapal tanpa awak; rancangan masih menunggu persetujuan di tengah penolakan sebagian oposisi.
  • Taiwan memperkuat industri drone domestik dan rantai pasok bebas ketergantungan China, sambil mempererat kerja sama pertahanan dengan AS serta negara mitra lainnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat mendesak parlemen Taiwan agar segera menyetujui anggaran pengadaan pesawat nirawak (drone). Imbauan ini disampaikan pada Jumat (31/7/2026) di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

Pemerintah AS menilai percepatan modernisasi militer sangat penting agar Taiwan mampu mempertahankan wilayahnya secara mandiri. Langkah tersebut juga dianggap perlu untuk menjaga stabilitas kawasan dari lonjakan aktivitas militer China.

1. Delegasi Kongres AS soroti pentingnya modernisasi pertahanan

Bendera Amerika Serikat dan Taiwan. (twitter.com/MOFA_Taiwan)
Bendera Amerika Serikat dan Taiwan. (twitter.com/MOFA_Taiwan)

Delegasi Kongres AS melakukan kunjungan kerja ke Taipei untuk mendiskusikan penguatan kerja sama pertahanan. Dalam pertemuan itu, Anggota DPR AS, Young Kim, meminta parlemen Taiwan segera menyetujui rancangan anggaran pengadaan pesawat nirawak.

"Waktu kita sangat terbatas. Semakin cepat undang-undang pengadaan pesawat nirawak disahkan, tentu akan semakin baik," ujar Young Kim, dilansir The Hindu.

Young Kim menambahkan bahwa perkembangan konflik di berbagai negara membuktikan pentingnya teknologi nirawak dalam peperangan modern. Oleh karena itu, Taiwan perlu mempercepat pengadaan sistem tersebut guna meningkatkan daya tangkal militer.

2. Taiwan ajukan anggaran khusus untuk pengadaan alutsista

Kedua pesawat militer Taiwan dalam menjalankan tugasnya. (Twitter.com/MoNDefense)
Kedua pesawat militer Taiwan dalam menjalankan tugasnya. (Twitter.com/MoNDefense)

Pemerintah Taiwan telah mengajukan anggaran khusus sebesar 210 miliar dolar Taiwan (Rp117,2 triliun). Dana ini dialokasikan untuk membeli pesawat nirawak, drone pengintai, hingga kapal permukaan tanpa awak. Saat ini, rancangan tersebut masih menunggu persetujuan dari parlemen Taiwan.

Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan komitmennya untuk menaikkan anggaran pertahanan secara bertahap. Kebijakan ini mencakup penguatan strategi perang asimetris berbasis teknologi modern.

"Kami berkomitmen untuk terus menambah anggaran militer dan memperkuat sistem pertahanan masyarakat," kata Presiden Lai Ching-te.

Meskipun mendapat penolakan dari sebagian anggota partai oposisi, pemerintah Taiwan berharap rancangan anggaran tersebut dapat segera disahkan.

3. Taiwan perkuat industri pertahanan dalam negeri

Pesawat tempur buatan Taiwan, F-CK-1 Ching-kuo. twitter.com/MoNDefense
Pesawat tempur buatan Taiwan, F-CK-1 Ching-kuo. twitter.com/MoNDefense

Selain meningkatkan belanja pertahanan, Taiwan berupaya memperkuat industri dalam negeri untuk memproduksi pesawat nirawak secara mandiri. Pemerintah juga mendorong pembentukan rantai pasok komponen yang bebas dari ketergantungan pada China.

"Kami berharap dapat bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk membangun rantai pasokan komponen yang aman, terpercaya, dan bebas dari pengaruh China," kata Presiden Lai Ching-te, dilansir Focus Taiwan.

Pemerintah Taiwan memastikan akan terus mempererat kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat dan negara mitra lainnya. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat daya tangkal militer sekaligus menjaga perdamaian di kawasan Indo-Pasifik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More