AS Peringatkan Kartel Narkoba Tidak Mengusik Warganya di Meksiko

- Pemerintah AS memperingatkan kartel narkoba di Meksiko agar tidak menyakiti warganya, menegaskan akan ada konsekuensi besar jika mereka menjadi target kekerasan.
- Washington menekan Meksiko untuk memperkuat operasi melawan kartel CJNG setelah kematian El Mencho, dengan dukungan kebijakan Presiden Donald Trump yang menetapkan CJNG sebagai organisasi teroris.
- Kedutaan Besar AS mencabut peringatan bahaya bagi warganya di wilayah barat Meksiko setelah situasi mulai normal pasca pembakaran dan blokade jalan oleh pasukan kartel.
Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS), pada Selasa (24/2/2025), memperingatkan kartel narkoba tidak menargetkan warganya di Meksiko. Akan ada konsekuensi besar jika kartel narkoba berani menyakiti warga AS.
“Saat ini, kami tidak mendengar apapun soal laporan adanya warga Amerika terluka, diculik, atau dibunuh oleh kartel narkoba di Meksiko. Mereka tahu bahwa mereka tidak dapat menyentuh seorang warga AS atau akan menerima konsekuensi besar,” terang Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt. .
Sementara itu, sejumlah wilayah Meksiko dilanda gelombang kekerasan usai pembunuhan bos Cartel Jalisco Nueva Generación (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho. Pasukan kartel sudah melakukan pembakaran kendaraan dan blokade jalan.
1. AS dorong Meksiko untuk menangkap El Mencho
Leavitt mengungkapkan bahwa operasi pembunuhan El Mencho ini memang dilakukan oleh otoritas Meksiko. Washington sudah menekan Meksiko untuk bertindak lebih dalam melawan kartel narkoba.
“Washington sudah berkoordinasi dan menekan pemerintah Meksiko untuk melakukan tindakan lebih dalam mengakhiri penyelundupan narkoba masuk melalui perbatasan selatan AS,” ungkapnya, dikutip dari EFE.
Menurut Leavitt, keberhasilan operasi militer Meksiko kepada El Mencho ini tidak akan mungkin dilakukan tanpa peran kepemimpinan Presiden AS, Donald Trump. Terutama setelah AS menetapkan CJNG sebagai organisasi teroris.
2. Desak Meksiko minta bantuan kepada militer AS
Senator dari Partai Republikan, Bernie Moreno mendesak agar pemerintah Meksiko meminta bantuan militer AS untuk melawan kartel narkoba. Menurutnya, Meksiko sudah melakukan langkah tepat untuk melawan CJNG, tapi membutuhkan bantuan dalam menghadapi gelombang pembalasan.
“Meksiko akan memutuskan dengan baik untuk warganya dan mencari bantuan dari AS untuk mengakhiri teroris narkoba sebelum terlambat. Kartel narkoba sudah jelas menimbulkan bahaya kepada AS dan harus dimusnahkan,” tuturnya, dikutip dari The Latin Times.
Imbas operasi di Tapalpa, pasukan CJNG sudah melancarkan serangan di sejumlah area. Pasukan kartel narkoba itu sudah memblokir setidaknya 250 jalan raya dan membakar kendaraan dan bisnis kecil.
3. AS cabut peringatan bahaya kepada warganya di Meksiko
Pada saat yang sama, Kedutaan Besar AS di Meksiko resmi mencabut peringatan bahaya kepada warganya di bagian barat Meksiko. Keputusan ini didorong mulai normalnya situasi di Meksiko usai rentetan pembakaran dan blokade jalan.
“Transportasi publik dan bisnis sudah beroperasi kembali di Meksiko usai operasi militer terhadap kartel narkoba. Warga AS tidak perlu lagi untuk berlindung di rumah masing-masing,” katanya.
Diketahui ratusan warga AS terjebak di Meksiko bagian barat setelah rentetan kekerasan usai pembunuhan El Mencho. Sebab, insiden kekerasan juga berdampak di kota besar, Guadalajara dan area wisata, Puerto Vallarta di Jalisco.


















