AS Serang 20 Kapal Iran di Dekat Sri Lanka, Dianggap Ancaman

- Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap 20 kapal Iran di Samudera Hindia dekat Sri Lanka, termasuk kapal IRIS Dena yang dianggap sebagai ancaman.
- Mantan jenderal AS Mark Kimmitt menilai tindakan tersebut wajar karena kapal-kapal Iran dinilai memiliki kemampuan menyerang balik dan berpotensi mengganggu armada AS.
- Pemerintah Sri Lanka melaporkan 87 korban akibat serangan itu, sementara 32 awak kapal Iran berhasil diselamatkan pada Rabu, 4 Maret 2026 waktu setempat.
Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat masih menggempur Iran. Terbaru, dilansir NBC News, AS melancarkan serangan kepada 20 kapal Iran yang berada di Samudera Hindia dekat Sri Lanka.
Salah satu kapal Iran yang kena serang AS adalah IRIS Dena. Disinyalir, meski berada jauh di wilayah negara Iran, serangan ini dilancarkan AS lantaran kapal tersebut dianggap sebagai sebuah ancaman.
Sementara, mantan jenderal AS Mark Kimmitt menyebut, sangat pantas jika AS menyerang kapal Iran. Dia menyebut, kapal-kapal tersebut punya kapabilitas untuk menyerang balik AS, sehingga layak ditenggelamkan.
"Saya tak mau ribut soal kapal AS yang menyerang kapal-kapal Iran di Samudera Hindia. Karena memang jika kapal itu mencapai Teluk Persia, hal itu bisa merepotkan kapal-kapal AS," ujar Kimmitt, dilansir Al Jazeera.
Sementara, menurut laporan pihak Sri Lanka, ada 87 orang menjadi korban, dan 32 awak dari kapal-kapal Iran sudah diselamatkan usai serangan dari AS yang dilancarkan Rabu (4/3/2026) waktu setempat itu.


















