AS Tegaskan Indonesia Aktor Strategis Penting di Indo-Pasifik

- Wakil Menteri Perang AS untuk Kebijakan Elbridge Colby menyebut Indonesia sebagai aktor strategis penting Indo-Pasifik menjelang kunjungannya ke Asia Tenggara.
- AS dan Indonesia memperdalam kemitraan pertahanan setelah Major Defense Cooperation Partnership, dengan fokus modernisasi, interoperabilitas, serta peningkatan latihan bersama pasukan khusus.
- Washington menyatakan ingin Indonesia kuat dan mandiri mengamankan wilayahnya, melalui kemitraan berbasis kepentingan bersama, penghormatan kedaulatan, dan penguatan kemampuan pertahanan.
Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Perang Amerika Serikat (AS) untuk Kebijakan, Elbridge Colby menyebut Indonesia sebagai salah satu aktor strategis penting di kawasan Indo-Pasifik. Menurutnya, Washington melihat posisi Indonesia sebagai bagian penting dalam upaya memperkuat keamanan kawasan.
Colby menyampaikan hal tersebut menjelang kunjungannya ke sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Colby mengatakan Amerika Serikat ingin memperdalam hubungan pertahanan dengan Jakarta melalui kerja sama yang berorientasi pada kepentingan praktis kedua negara.
1. AS pandang Indonesia sebagai aktor strategis
Colby secara khusus menyebut Indonesia sebagai pivotal strategic actor atau aktor strategis penting bagi kawasan. “Kami memandang Indonesia sebagai aktor strategis yang penting, dan kami terlibat dengan Jakarta dengan rasa hormat yang mendalam terhadap tradisi dan sejarahnya,” kata Colby, dalam virtual press briefing, Kamis (13/8/2026).
Menurut dia, hubungan pertahanan AS-Indonesia mengalami perkembangan signifikan setelah kedua negara mengumumkan Major Defense Cooperation Partnership pada tahun ini.
2. Fokus pada modernisasi dan interoperabilitas
Colby mengatakan kerja sama Washington dan Jakarta akan diarahkan pada peningkatan kemampuan pertahanan yang konkret. Salah satunya melalui modernisasi pertahanan dan peningkatan interoperabilitas antara kedua negara.
“Kami berfokus pada modernisasi pertahanan yang nyata dan interoperabilitas yang mendalam, termasuk melalui peningkatan latihan bersama pasukan khusus, yang secara langsung memperkuat kemampuan berdaulat Jakarta,” ujarnya.
Dia menegaskan, pendekatan AS terhadap Indonesia tidak dimaksudkan untuk membuat Jakarta bergantung pada Washington. Sebaliknya, AS ingin Indonesia memiliki kemampuan yang semakin kuat untuk menjaga kepentingannya sendiri.
3. AS ingin Indonesia kuat dan mandiri menjaga keamanan wilayah
Colby menekankan, Washington menginginkan Indonesia menjadi negara yang kuat dan mandiri dalam menjaga keamanan wilayahnya. “Kami menginginkan Indonesia yang kuat dan independen, yang mampu mengamankan kepulauannya yang luas,” kata dia.
Menurut Colby, pendekatan tersebut merupakan bagian dari strategi AS yang lebih luas di Asia Tenggara, yakni membangun kemitraan berdasarkan kepentingan bersama, penghormatan terhadap kedaulatan, dan peningkatan kemampuan pertahanan masing-masing negara.

















