Azerbaijan Tuduh Rusia Sengaja Serang Kedutaannya di Ukraina

- Kedubes Azerbaijan diserang tiga kali oleh Rusia.
- Serangan Rusia sudah tiga kali mengenai Kantor Kedubes Azerbaijan di Kiev sepanjang 2025.
- Jendela kantor pecah dan sejumlah bagian bangunan retak dalam serangan tersebut.
Jakarta, IDN Times - Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev mengungkapkan bahwa Rusia sengaja melancarkan serangan ke Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Azerbaijan di Kiev. Ia pun menentang segala bentuk serangan yang menyasar fasilitas sipil di Ukraina.
“Tidak hanya serangan yang menyasar infrastruktur energi Azerbaijan, tapi juga menyerang Kedubes Azerbaijan di Ukraina. Setelah serangan pertama, kami dapat membayangkan itu kecelakaan. Kami memberikan Rusia koordinat kantor representasi Azerbaijan agar tidak diserang. Kemudian ada serangan lanjutan yang menyasar kantor kami,” tuturnya, dikutip dari Ukrinform, Senin (16/2/2026).
Beberapa tahun terakhir, hubungan Rusia dan Azerbaijan retak imbas kecelakaan pesawat maskapai Azerbaijan Airlines di pada Desember 2024. Pesawat Embraer E190 itu jatuh imbas misil anti-serangan udara Rusia di Grozny.
1. Kedubes Azerbaijan diserang tiga kali oleh Rusia
Serangan Rusia sudah tiga kali mengenai Kantor Kedubes Azerbaijan di Kiev sepanjang 2025. Pada Juli, serangan rudal Rusia mengenai bangunan di dekat Kedubes Azerbaijan yang menyebabkan tewasnya warga sipil.
Pada Agustus, Kantor Kedubes Azerbaijan kembali terdampak kerusakan imbas serangan malam hari. Jendela kantor pecah dan sejumlah bagian bangunan retak dalam serangan tersebut. Pada November, reruntuhan bangunan sebelah imbas serangan menghancurkan bagian gedung.
Dilansir Kyiv Post, Aliyev sudah mendiskusikan masalah ini dengan Rusia lewat saluran diplomatik. Menurutnya, serangan Rusia ke Kantor Kedubes Azerbaijan adalah sebuah eskalasi besar.
2. Rusia bantah sengaja serang Kedubes Azerbaijan di Kiev
Kementerian Luar Negeri Rusia membantah tuduhan Azerbaijan yang sengaja menyerang fasilitas Azerbaijan di Ukraina. Moskow menyebut tudingan itu tidak sesuai dengan realitas.
“Kami mengungkapkan penyesalan ini kepada Duta Besar Azerbaijan di Moskow terkait kerusakan fasilitas di Kiev. Namun, kerusakan ini terjadi bukan karena Rusia melainkan kesalahan operasi dari sistem pertahanan udara Ukraina,” terangnya.
Rusia menekankan bahwa militernya hanya melancarkan serangan ke fasilitas militer. Selain itu, Moskow menyebut selalu memperhatikan lokasi dari misi diplomatik di Kiev.
3. Zelenskyy dan Aliyev diskusikan soal kerja sama energi dan pertahanan
Pada saat yang sama, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy sudah bertemu dengan Aliyev di Kopenhagen, Denmark. Keduanya membahas soal kerja sama energi dan pertahanan.
Dalam kesempatan itu, Zelenskyy menyampaikan terima kasih kepada Aliyev atas dukungan kepada kedaulatan Ukraina. Selain soal kerja sama pertahanan dan energi, keduanya mengaku bersedia mendiskusikan lebih lanjut soal upaya perdamaian di Ukraina.

















