Didakwa AS Punya Hubungan dengan Kartel, Gubernur Sinaloa Mundur

- Gubernur Sinaloa Ruben Rocha Moya mundur setelah didakwa AS terlibat penyelundupan narkoba, menegaskan dirinya tidak bersalah dan tidak mengkhianati rakyatnya.
- Dua pejabat Partai Morena juga mundur, sementara Yeraldine Bonilla Valverde ditunjuk sebagai gubernur sementara menggantikan Rocha Moya.
- Presiden Claudia Sheinbaum meminta bukti kuat dari AS sebelum menyetujui ekstradisi Rocha Moya yang sebelumnya pernah dikaitkan dengan faksi Kartel Sinaloa, Los Chapitos.
Jakarta, IDN Times - Gubernur Sinaloa Ruben Rocha Moya mengundurkan diri dari jabatannya. Mereka mundur usai didakwa oleh Amerika Serikat (AS) atas keterlibatan dalam penyelundupan narkoba.
“Kebenaran saya sudah jelas. Kepada seluruh warga saya dan keluarga saya, saya akan melihat di mata Anda karena saya tidak akan mengkhianati Anda, dan saya tidak akan pernah melakukannya,” terang Rocha Moya, dikutip dari Border Report, Selasa (5/5/2026).
Sebelumnya, terjadi insiden tewasnya terduga agen CIA di Chihuahua dalam kecelakaan mobil. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum menduga pemerintah daerah bekerja sama dengan AS tanpa izin pemerintah federal.
1. Dua pejabat daerah dari Partai Morena mundur

Selain Rocha Moya, Wali Kota Culiacan, Juan de Dios Gamez Mendivil dan Senator Meksiko, Enrique Inzunza mundur dari jabatannya. Kedua pejabat dari Partai Morena itu mundur usai namanya tercatut dalam kasus penyelundupan narkoba di AS.
Setelah mundurnya Rocha Moya, Parlemen Sinaloa memutuskan Yeraldine Bonilla Valverde sebagai gubernur sementara. Ia dikenal sebagai orang terdekat Rocha Moya dan menjabat sebagai Menteri Pemerintahan Sinaloa.
Sebagai pejabat, mereka diketahui memiliki imunitas dalam dakwaan kriminalitas. Namun, mantan Jaksa Agung Meksiko, Arturo Zaldivar mendorong Sheinbaum untuk menangkap dan menghukumnya.
2. Sheinbaum minta bukti nyata untuk setujui ekstradisi Rocha Moya

Pekan lalu, Sheinbaum meminta bukti nyata dari AS sebelum menyetujui proses ekstradisi Rocha Moya dan sembilan pejabat Meksiko lainnya. Mereka dituduh oleh AS berhubungan dengan Kartel Sinaloa dan mengirimkan narkoba ke AS.
“Jika Kantor Kejaksaan Agung Meksiko sudah menerima bukti yang tidak terbantahkan sesuai dengan hukum di Meksiko, atau sudah ada bukti dari investigasi sendiri, maka kami dapat memenuhi permintaan ekstradisi dari AS,” terangnya, dikutip dari CBS News.
Presiden Meksiko itu menyatakan, tidak akan melindungi siapapun. Ia menyatakan, ini adalah pertama kalinya AS mendakwa gubernur di Meksiko dalam kasus penyelundupan narkoba.
3. Rocha Moya sudah pernah terjerat skandal dengan Los Chapitos

Rocha Moya diketahui lahir di Sinaloa sama seperti gembong narkoba, Joaquin Guzman alias El Chapo. Sebelum dakwaan ini, ia sudah terseret dalam skandal pada 2024 ketika namanya ditulis oleh petinggi Kartel Sinaloa yang diculik oleh rivalnya dan diserahkan ke otoritas AS.
Sebelum ditangkap, petinggi Kartel Sinaloa itu menyebut sedang dalam perjalanan untuk menemui Rocha. Alhasil, ia dituduh memiliki hubungan dengan faksi Kartel Sinaloa, Los Chapitos yang dipimpin oleh anak-anak El Chapo.



















