Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Profil dan Rekam Jejak Supratman, Menkum Asal Gerindra

Profil dan Rekam Jejak Supratman, Menkum Asal Gerindra
Politikus Partai Gerindra, Supratman Andi Agtas dilantik jadi Menkumham pada Senin (19/8/2024). (IDN Times/Amir Faisol)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Supratman Andi Agtas, politikus Gerindra asal Soppeng, ditunjuk Presiden Prabowo sebagai Menteri Hukum di Kabinet Merah Putih berbekal latar belakang hukum dan pengalaman legislatif panjang.
  • Ia menempuh pendidikan hingga jenjang doktor di Universitas Muslim Indonesia dan pernah menjadi dosen, pengacara, serta komisaris perusahaan daerah sebelum menjabat anggota DPR tiga periode.
  • Selama di DPR, Supratman aktif di berbagai komisi dan pansus penting seperti Revisi UU MD3, RUU Migas, Hak Angket KPK, RUU Pemilu, hingga Pansus Pemindahan Ibu Kota Negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Supratman Andi Agtas, salah satu politikus Partai Gerindra telah dipercaya Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Hukum (Menkum), di Kabinet Merah Putih.  

Supratman adalah politikus kelahiran Soppeng, 28 September 1966, sosok yang memiliki latar belakang hukum yang kuat, dan pengalaman panjang di bidang legislatif.

Sebagai anggota DPR dari Partai Gerindra, Supratman banyak berkontribusi dalam berbagai kebijakan dan regulasi yang berhubungan dengan hukum dan perundang-undangan di Indonesia. Berikut profil dan rekam jejak Supratman Andi Agtas.

Table of Content

1. Profil dan pendidikan Supratman Andi Agtas

1. Profil dan pendidikan Supratman Andi Agtas

Profil Supratman Andi Agtas
Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas (IDN Times/Lia Hutasoit)

Supratman Andi Agtas lahir di Kabupaten Soppeng, 28 September 1969, dan beragama Islam. Supratman menikah dengan Idyanti Pandang dan dikaruniai dua anak, Abcandra dan Muhammad Akbar Supratman.

Berikut pendidikan dan karier Supratman Andi Agtas:

Pendidikan:

  • SD Negeri 1 Soppeng (1976–1982)
  • SMP Don Bosco Tolitoli (1982–1985)
  • SMA Negeri 1 Tolitoli (1985–1988)
  • S-1 Universitas Muslim Indonesia (1988–1993)
  • S-2 Universitas Hasanuddin (1993–1996)
  • S-3 Universitas Muslim Indonesia (2010–2016).

2. Pernah menjadi dosen di Universitas Tadulako

Profil Supratman Andi Agtas
Menkum Supratman Andi Agtas bicara kelanjutan RUU Pilkada. (IDN Times/Amir Faisol)

Supratman pernah berprofesi sebagai dosen di Universitas Tadulako pada 2005–2012. Sebelum menjadi anggota DPR RI tiga periode, ia juga pernah menekuni profesi sebagai pengacara.

Di bidang bisnis, Supratman pernah beberapa tahun menjadi komisaris PT Citra Nuansa Elok pada 2004-2012, dan Direktur Utama perusahaan daerah (Perusda) Kota Palu pada 2005-2012.

Berikut jejak karier Supratman Andi Agtas:

  • Dosen Fakultas Hukum Universitas Tadulako (2005–2012)
  • Pengacara (2012–2014)
  • Anggota DPR-RI (2014–2019, 2019–2024)
  • Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (2014–2018)
  • Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (2018–2019, 2019–2024)
  • Ketua Baleg DPR-RI (2016–2019, 2019–2024)
  • Menteri Hukum (2024–sekarang).

3. Karier politik di DPR

IMG_20260426_081035.jpg
Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, menghadiri peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia di anjungan Sarinah, Minggu (26/4/2026)/ (IDN TIMES/ Dini Suciatiningrum)

Bergabungnya Supratman Andi dengan Partai Gerindra pada 2019 sebagai langkah strategis, mengingat latar belakangnya yang kuat di sektor hukum. Supratman juga dikenal memiliki hubungan baik dengan pimpinan partai, termasuk Prabowo, yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra.

Hubungan ini semakin memperkokoh peran Andi di dalam partai, di mana ia diandalkan dalam berbagai keputusan strategis.

Selama di DPR, Supratman pernah beberapa kali menjadi memimpin dan anggota panitia khusus (Pansus). Pada 2016, Supratman pernah menjadi Ketua Panja Revisi UU MD3, dan anggota Panja RUU Migas. Setahun kemudian, ia juga dipercaya sebagai anggota Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pansus RUU Pemilu.

Tak hanya itu, pada 2019, Supratman juga pernah menjadi anggota Pansus RUU Siber dan Pansus Pemindahan Ibukota Negara.

Supratman Andi Agtas menjadi salah satu pembicara dalam sesi CULTURE IS CURRENCY: THE CHALLENGE FOR LOCAL IP GOES GLOBAL di Indonesia Summit 2026 yang digelar pada Kamis, 18 Juni 2026 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Indonesia Summit (IS) 2026 merupakan sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age,” konferensi ini bukan hanya membahas wacana teknologi abstrak, melainkan juga mengkaji dampak nyata kecerdasan buatan (AI) terhadap kerangka kelembagaan nasional. Dengan mempertemukan para arsitek kebijakan, penggerak ekonomi, dan konsumen inovasi, IS 2026 bertujuan untuk memahami bagaimana Indonesia dapat melompati tahapan-tahapan pembangunan dengan mengintegrasikan AI secara strategis ke dalam sektor publik dan swasta.

Kalau kamu tertarik untuk mendengar secara langsung insight dari para narasumber inspiratif di Indonesia Summit 2026, jangan lupa daftarkan diri kamu di bit.ly/IS_26. Siapa pun kamu, yuk, ikutan konferensinya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aria Hamzah
Deidra Marsya
3+
Aria Hamzah
EditorAria Hamzah
Follow Us

Related Articles

See More