Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Istana Sambut Baik Gencatan Senjata Perang Iran-Amerika

Istana Sambut Baik Gencatan Senjata Perang Iran-Amerika
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Intinya Sih
  • Istana melalui Mensesneg Prasetyo Hadi menyambut baik gencatan senjata dua pekan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel sebagai langkah menurunkan ketegangan global.
  • Prasetyo menekankan pentingnya perdamaian dunia karena kondisi internasional yang saling terhubung dapat memengaruhi situasi di Indonesia meski jaraknya jauh.
  • PBB juga mendukung penuh kesepakatan gencatan senjata tersebut dan menyerukan semua pihak agar mematuhi aturan demi terciptanya perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyambut baik gencatan senjata perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Gencatan senjata itu dilakukan selama dua pekan.

"Ya sebagaimana yang tadi kami sampaikan, segala upaya untuk menurunkan eskalasi atau menurunkan ketegangan pastilah kita menyambut baik," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Prasetyo mengatakan, saat ini, apa yang terjadi di dunia, bisa saling mempengaruhi negara lain. Oleh karenanya, diharapkan dunia dalam keadaan baik dan damai.

"Karena apa pun yang terjadi, sekarang ini kan dunia itu saling terhubung, berpengaruh juga terhadap kondisi di negara kita meskipun secara jarak cukup jauh kan," kata dia.

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyambut baik kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, mengatakan pihaknya akan selalu mendukung perdamaian di Timur Tengah. 

Oleh karena itu, PBB meminta seluruh pihak yang berkonflik untuk mematuhi aturan gencatan senjata yang sudah disetujui. Ini bertujuan agar situasi konflik di Timur Tengah mereda.

“(Antonio) Guterres menyerukan kepada semua pihak yang terlibat dalam konflik di Timur Tengah untuk mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan menaati ketentuan gencatan senjata guna membuka jalan menuju perdamaian yang langgeng dan komprehensif di kawasan tersebut," kata Dujarric pada Selasa (7/4/2026), seperti dilansir Anadolu Agency.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More