Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jemah Haji SUB-32 Bawa Bekal Istimewa dari Pemerintah Indonesia

Jemah Haji SUB-32 Bawa Bekal Istimewa dari Pemerintah Indonesia
Jemaah haji Kloter 32 asal Embarkasi Surabaya (SUB-32) berpose sambil menunjukkan travel kit berwarna biru yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia. (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)
Intinya Sih
  • Kloter SUB-32 asal Tulungagung dan Lamongan tiba di Madinah menggunakan fasilitas Makkah Route, mendarat pada Kamis malam waktu setempat.
  • Seluruh jemaah menerima Travel Kit kesehatan dari Wapres Gibran Rakabuming Raka berisi obat-obatan penting untuk menjaga kondisi selama perjalanan.
  • Sebanyak 380 jemaah, termasuk 13 pengguna kursi roda, tiba dengan selamat dan langsung menuju Hotel Taiba Front sebelum melanjutkan ke Makkah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Madinah, IDN Times – Kelompok Terbang (Kloter) 32 asal Embarkasi (SUB-32) telah resmi menginjakkan kaki di Tanah Suci. Pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV 5447 yang membawa rombongan ini mendarat di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, pada Kamis (30/4/2026) pukul 22.55 Waktu Arab Saudi (WAS).

1. Dapat bekal travel kit dari Indonesia

Tiga jemaah haji Kloter 32 Embarkasi Surabaya memegang travel kit berwarna biru dari Pemerintah Indonesia sambil berpose bersama.
Jemaah haji Kloter 32 asal Embarkasi Surabaya (SUB-32) berpose sambil menunjukkan travel kit berwarna biru yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia. (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

Kedatangan jemaah asal Kabupaten Tulungagung dan Lamongan ini menjadi istimewa. Selain melalui fasilitas Makkah Route atau jalur cepat (fast track) yang memangkas waktu imigrasi, mereka juga membawa 'bekal' kesehatan khusus berupa Travel Kit yang diberikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, saat pelepasan di Bandara Juanda, Surabaya, siang harinya.

Begitu keluar dari terminal fast track, raut bahagia terpancar dari wajah para jemaah. Sambil membawa tas kecil pemberian Wapres, mereka menceritakan betapa bergunanya paket obat-obatan tersebut selama perjalanan.

"Ini dapat dari Pak Gibran, isinya obat-obatan. Terima kasih, saya sangat gembira," ujar Sulaiman, salah satu jemaah asal Lamongan, setibanya di pelataran bandara.

2. Bekal sehat selama perjalanan

Jemaah haji Kloter 32 asal Embarkasi Surabaya mengenakan syal oranye dan memegang travel kit berwarna biru pemberian pemerintah.
Jemaah haji Kloter 32 asal Embarkasi Surabaya (SUB-32) berpose sambil menunjukkan travel kit berwarna biru yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia. (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

Ketua Kloter SUB-32, Supriyadi Nursalam, mengungkapkan bahwa paket kesehatan tersebut sangat membantu jemaah, terutama saat menghadapi suhu dingin di dalam pesawat selama kurang lebih 9 jam penerbangan.

"Rasanya senang sekali karena ini sangat berguna sekali buat jemaah. Di pesawat tadi sudah banyak yang digunakan obat-obatannya, utamanya obat masuk angin karena dingin di pesawat. Jadi semua sudah alhamdulillah digunakan oleh jemaah," kata Supriyadi.

Paket Travel Kit yang diterima oleh 380 jemaah dan petugas kloter tersebut berisi berbagai kebutuhan medis darurat yang telah mengantongi izin resmi dari otoritas terkait. Isinya meliputi Freshcare, satu pak obat masuk angin cair, obat pereda nyeri (Sanmol), obat diare (Diatap dan Loperamid), obat mabuk perjalanan (Antimo), obat batuk (Ambroxol), masker, hingga tasbih digital.

3. Seluruh jemaah tiba dengan selamat

Seorang pria berseragam krem memegang travel kit berwarna biru bertuliskan logo resmi di area luar gedung pada malam hari.
Supriyadi Nursalam, Ketua Kloter 32 asal Embarkasi Surabaya (SUB-32) berpose sambil menunjukkan travel kit berwarna biru yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia. (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

Supriyadi memastikan seluruh rombongan SUB-32 tiba di Madinah dalam kondisi lengkap dan sehat. "Jemaah SUB-32 ini semuanya alhamdulillah terbang, tidak ada yang tertinggal. Dengan total 380 orang dan ada 13 pengguna kursi roda, semuanya sudah sampai di Madinah," pungkasnya.

Setibanya di Madinah, jemaah langsung diberangkatkan menuju akomodasi di Hotel Taiba Front yang berlokasi di Sektor 1. Setelah menjalani masa tinggal di Madinah, nantinya mereka akan dimobilisasi ke Makkah dan menempati Hotel Lulua Al Matthab di wilayah Sektor 1 Makkah untuk mempersiapkan puncak ibadah haji.

Share
Topics
Editorial Team
Yogie Fadila
EditorYogie Fadila
Follow Us

Related Articles

See More