Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kebakaran Resor di Dominika Makan Korban Jiwa, 1.690 Orang Dievakuasi

Kebakaran Resor di Dominika Makan Korban Jiwa, 1.690 Orang Dievakuasi
Kebakaran (unsplash.com/Anna Popović)
Intinya Sih
  • Kebakaran di Hotel Viva Wyndham Dominicus Beach, Republik Dominika, menewaskan satu turis Italia dan memaksa 1.690 tamu dievakuasi dengan bantuan puluhan mobil pemadam serta helikopter.
  • Angin kencang dan atap daun palem mempercepat penyebaran api, sementara otoritas masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat.
  • Pemerintah memindahkan tamu ke hotel sekitar dan menghentikan operasional resor untuk investigasi, namun kegiatan pariwisata di Bayahibe tetap berjalan normal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kebakaran melanda Hotel Viva Wyndham Dominicus Beach di kawasan Bayahibe, Republik Dominika, pada Jumat (19/6/2026). Peristiwa ini menewaskan seorang wisatawan asal Italia dan memaksa sekitar 1.690 tamu meninggalkan area resor.

Puluhan mobil pemadam, ambulans, dan helikopter dikerahkan untuk memadamkan api yang menjalar dengan cepat di kompleks hotel. Hingga kini, penyebab kebakaran masih diselidiki.

1. Turis Italia meninggal saat proses evakuasi

ilustrasi kebakaran hutan
ilustrasi kebakaran hutan (pexels.com/Vladyslav Dukhin)

Korban meninggal diketahui bernama Francesca Valentino (46), warga negara Italia. Menurut keterangan petugas, ia meninggal karena terlalu banyak menghirup asap di area pantai ketika evakuasi berlangsung.

Direktorat Layanan Darurat Luar Rumah Sakit (DAEH) menyatakan, sedikitnya sembilan orang terluka akibat terkena panas dan asap. Tiga di antaranya harus dirawat di rumah sakit untuk penanganan lebih intensif.

Sekitar 1.690 wisatawan yang menginap di resor berhasil dievakuasi. Sejumlah tamu bahkan terpaksa meninggalkan barang-barang pribadi mereka demi menyelamatkan diri.

Gabriele Russo, turis asal Italia, menceritakan bahwa para tamu saling membantu memberi peringatan begitu api mulai terlihat.

“Kami mengetuk pintu-pintu bungalow supaya orang lain segera keluar. Setelah itu, kami semua lari ke pantai karena tidak ada panduan evakuasi yang pasti,” ujar Russo, dikutip Sky TG24.

2. Angin kencang mempercepat penyebaran api

Api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Kepulan asap tebal tampak membumbung dari area hotel di tepi pantai Karibia.

Menurut otoritas keselamatan, tiupan angin kencang membuat api cepat menjalar. Atap bangunan yang terbuat dari daun palem kering turut mempercepat rambatan api ke bagian lain hotel.

Pemerintah Dominika menurunkan 22 mobil pemadam dan 10 ambulans ke lokasi. Dua helikopter militer juga dikerahkan untuk membantu pemadaman dari atas.

Direktur Pusat Operasi Darurat (COE), Juan Manuel Mendez, menyampaikan bahwa tim teknis sedang mencari tahu pemicu kebakaran.

“Penyebabnya masih dalam penyelidikan. Tim teknis akan memastikannya setelah proses penanganan darurat selesai,” katanya.

3. Tamu dipindahkan ke hotel lain

Ilustrasi kebakaran rumah
Ilustrasi kebakaran rumah (pexels.com/Aleks Magnusson)

Kementerian Pariwisata bersama Direktorat Jenderal Migrasi mengatur pemindahan para tamu ke hotel lain di sekitarnya, seperti Catalonia dan Sunscape. Sementara itu, Viva Wyndham Dominicus Palace yang berada di kompleks sama tidak ikut terbakar. Namun, tamu di hotel itu sempat dievakuasi ke tempat terbuka untuk menghindari asap.

Pemerintah setempat menegaskan bahwa kegiatan pariwisata di kawasan Bayahibe tetap berjalan seperti biasa. Operasional Viva Wyndham Dominicus Beach Hotel dihentikan sementara untuk keperluan investigasi dan pemulihan pasca-kebakaran.

Juru bicara Viva Resorts by Wyndham mengatakan, manajemen masih berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mengumpulkan informasi lengkap.

“Kami sedang mengumpulkan fakta-fakta soal kejadian ini dan terus berkoordinasi dengan petugas serta tim di lokasi,” ujarnya, dikutip CBS News.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More