Kereta Monorel Tabrakan di Proyek PLTA India, 109 Pekerja Terluka

- Kecelakaan dua kereta monorel di terowongan proyek diakibatkan kegagalan rem
- Tabrakan antara dua kereta monorel terjadi di dalam terowongan Pipalkoti, distrik Chamoli, India utara.
- Sebanyak 109 pekerja mengalami cedera ringan hingga patah tulang akibat kecelakaan tersebut
Jakarta, IDN Times - Dua kereta monorel dilaporkan bertabrakan di area proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di negara bagian Uttarakhand, India utara, pada Selasa malam (30/12/2025). Insiden yang terjadi di dalam terowongan proyek pembangunan tersebut menyebabkan setidaknya 109 pekerja luka-luka.
Menurut laporan awal, sebagian besar korban mengalami luka ringan, sementara empat orang lainnya menderita patah tulang akibat benturan keras. Tim penyelamat dan petugas medis segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi para pekerja dan memberikan perawatan darurat.
1. Kecelakaan dua kereta monorel di terowongan proyek diakibatkan kegagalan rem
Tabrakan antara dua kereta monorel terjadi di dalam terowongan Pipalkoti, distrik Chamoli, negara bagian Uttarakhand, India utara. Insiden tersebut berlangsung di area kerja proyek PLTA Vishnugad-Pipalkoti, yang tengah dalam tahap pembangunan. Kedua kereta yang digunakan untuk mengangkut pekerja dan material konstruksi saling bertabrakan setelah sistem rem pada salah satu kereta gagal berfungsi.
Pejabat administratif distrik Chamoli, Gaurav Kumar, mengatakan bahwa kecelakaan disebabkan oleh kegagalan rem salah satu kereta monorel yang kemudian menabrak kereta lain di jalur yang sama.
“Kecelakaan terjadi pada malam hari setelah rem salah satu kereta monorel gagal,” ujarnya, dilansir The Star.
Kereta monorel tersebut merupakan sarana transportasi internal proyek bawah tanah dan tidak termasuk dalam jaringan Indian Railways. Setelah insiden terjadi, petugas proyek segera melakukan evakuasi terhadap para pekerja, sementara jalur kereta dibersihkan pada malam hari agar aktivitas konstruksi dapat dilanjutkan kembali pada Rabu (31/12/2025).
2. 109 pekerja luka-luka
Sebanyak 109 pekerja dilaporkan terluka dalam kecelakaan dua kereta monorel di proyek PLTA Vishnugad-Pipalkoti. Sebagian besar korban mengalami cedera ringan seperti memar dan luka gores, sementara empat orang lainnya menderita patah tulang akibat benturan keras.
Menurut pihak berwenang, seluruh korban dalam kondisi stabil setelah mendapatkan perawatan medis, baik di lokasi kejadian maupun di berbagai fasilitas kesehatan terdekat. Beberapa pekerja dilarikan ke rumah sakit distrik Gopeshwar dan Vivekananda Hospital di Pipalkoti, sementara korban dengan luka ringan langsung ditangani di lapangan oleh tim medis proyek.
3. Operasi pembangunan proyek akan dilanjutkan tanpa gangguan berarti
Proyek PLTA Vishnugad-Pipalkoti dikelola oleh Tehri Hydro Development Corporation (THDC India), yang sebagian sahamnya dimiliki oleh NTPC Limited, perusahaan energi milik negara India. Proyek dengan kapasitas 444 megawatt ini terdiri dari empat unit turbin dan dibangun di sepanjang Sungai Alaknanda di negara bagian Uttarakhand. Pembangkit tersebut ditargetkan selesai pada tahun depan dan akan meningkatkan kapasitas hidroelektrik Uttarakhand menjadi sekitar 2 gigawatt.
Setelah proses pembersihan rel selesai, pihak proyek memastikan bahwa operasi pembangunan akan dilanjutkan tanpa gangguan berarti. Direktur Eksekutif THDC dan Manajer Proyek, Kumar Sharad, menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
“Sebanyak tujuh hingga delapan orang mengalami luka ringan, dan seluruh pekerja telah mendapat perawatan yang diperlukan,” ujarnya dalam pernyataan resmi, dilansir The Straits Times.




.jpg)












