Lawatan PM India Narendra Modi di Indonesia Dimulai, 8 MoU Akan Diteken

- Presiden Prabowo menyambut kunjungan balasan PM India Narendra Modi di Jakarta sebagai upaya mempererat hubungan bilateral kedua negara.
- Indonesia dan India menyiapkan sekitar tujuh hingga delapan MoU mencakup bidang pertahanan, pendidikan, kesehatan, dan pengembangan teknologi.
- Agenda kenegaraan Modi meliputi pertemuan empat mata, jamuan resmi di Istana Negara, serta kunjungan ke Candi Prambanan terkait kerja sama restorasi.
Jakarta, IDN Times – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan, Presiden Prabowo Subianto akan menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi dalam rangka kunjungan kenegaraan di Jakarta. Pertemuan tersebut akan diisi pembahasan sekaligus penandatanganan sekitar tujuh hingga delapan nota kesepahaman (MoU) di berbagai bidang.
Menurut Sugiono, kunjungan Modi merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya Prabowo melakukan lawatan ke India. Pemerintah berharap pertemuan kedua pemimpin negara itu semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan India.
Selain membahas kerja sama di sejumlah sektor strategis, kedua pemimpin juga dijadwalkan menggelar pertemuan empat mata, dilanjutkan pertemuan bilateral, hingga jamuan kenegaraan selama rangkaian kunjungan berlangsung.
“Ini juga merupakan satu bentuk dari peningkatan kedekatan dan kerja sama antar kedua negara,” kata Sugiono kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/7/2026).
1. Prabowo sambut langsung PM Modi

Sugiono mengatakan, Presiden Prabowo menyambut langsung kedatangan Modi yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.
Menurut dia, hubungan personal kedua pemimpin turut menjadi modal penting untuk mempererat kerja sama antara Indonesia dan India di berbagai bidang.
“Sore ini juga Presiden menjemput Perdana Menteri India Sri Narendra Modi yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia, sebagai kunjungan balasan dari kunjungan Bapak Presiden yang dilakukan beberapa waktu lalu,” ujar Sugiono.
Ia menilai, kedekatan kedua pemimpin menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan kedua negara.
“Intinya adalah bahwa kedua kepala negara secara chemistry juga punya kedekatan dan ini merupakan satu langkah dalam rangka mempererat persaudaraan dan persahabatan antara Indonesia dan India,” katanya.
2. Sekitar delapan MoU disiapkan untuk ditandatangani

Sugiono mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah nota kesepahaman yang akan dibahas dalam pertemuan Prabowo dan Modi. Dokumen kerja sama tersebut mencakup berbagai sektor strategis.
Menurut dia, terdapat sekitar tujuh hingga delapan MoU yang akan dibahas dan ditandatangani kedua negara. “Besok itu ada, nanti saya coba ingat-ingat, tujuh atau delapan,” ujar Sugiono.
Ia mengatakan, kerja sama tersebut meliputi bidang pertahanan, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan teknologi.
“Di berbagai bidang ada di bidang pertahanan, ada di bidang pendidikan, kemudian di bidang kesehatan, kemudian ada juga di bidang pengembangan teknologi,” katanya.
3. Modi dijadwalkan ke Prambanan usai agenda kenegaraan

Sugiono menjelaskan, rangkaian kunjungan Modi akan dimulai di Istana Merdeka. Setelah itu, kedua pemimpin akan menggelar pertemuan empat mata yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral.
Rangkaian agenda resmi kemudian ditutup dengan jamuan kenegaraan (State Banquet) di Istana Negara.
“Besok rangkaian kunjungan kenegaraan dari Perdana Menteri Modi akan dimulai di Istana Merdeka, kemudian seperti biasa ada pertemuan empat mata dan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral. Kemudian juga acara resmi ditutup dengan state banquet di Istana Negara,” ujar Sugiono.
Selain agenda di Jakarta, Modi juga dijadwalkan mengunjungi Candi Prambanan sebelum mengakhiri kunjungannya di Indonesia pada Rabu (8/7/2026). Menurut Sugiono, kunjungan tersebut berkaitan dengan kerja sama Indonesia dan India dalam upaya restorasi Candi Prambanan.
“Salah satu dari kesepakatan yang diraih antara Indonesia dan India adalah upaya untuk melakukan pemugaran atau restorasi dari Candi Prambanan,” kata Sugiono.



















