Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ledakan Gas di Restoran Korsel, 15 Orang Terluka

Ledakan Gas di Restoran Korsel, 15 Orang Terluka
Ilustrasi Bendera Korea (freepik.com/pranavkr)
Intinya Sih
  • Ledakan besar di restoran China kawasan Bongmyeong-dong, Cheongju, diduga akibat kebocoran gas LPG dan menyebabkan kerusakan parah pada bangunan sekitar.
  • Sebanyak 15 warga terluka, delapan dirawat di rumah sakit dan tujuh lainnya luka ringan; pemerintah kota langsung aktifkan sistem tanggap darurat serta sediakan bantuan bagi korban.
  • Tim ahli KGS dan Badan Forensik Nasional menyelidiki sumber kebocoran gas dari tangki belakang restoran, sementara pemerintah memperketat inspeksi keamanan instalasi gas di seluruh distrik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Sebuah ledakan besar yang diduga berasal dari kebocoran gas terjadi di kawasan Bongmyeong-dong, Cheongju, Provinsi Chungcheong Utara, Korea Selatan. Peristiwa yang terjadi pada Senin (13/4/2026) ini menyebabkan belasan warga terluka serta kerusakan bangunan yang parah.

Pemerintah setempat langsung mengevakuasi warga dan mengamankan lokasi untuk mencegah ledakan susulan. Ledakan yang menghancurkan sebuah bangunan komersial ini kini dalam penyelidikan tim ahli untuk mencari tahu penyebab pasti kegagalan sistem keamanan gas di lokasi tersebut.

1. Kerusakan bangunan di sekitar restoran

Ledakan terjadi pada pukul 04.00 waktu setempat di sebuah gedung tiga lantai di wilayah Bongmyeong-dong, distrik Heungdeok-gu, yang merupakan kawasan perpaduan antara permukiman dan pusat bisnis. Titik ledakan berasal dari lantai dasar, tepatnya di sebuah restoran China yang baru beroperasi selama satu hari.

Meski saat itu restoran sudah tutup dan tidak ada orang di dalam gedung, kekuatan ledakan menghancurkan bagian dalam lantai dasar. Suara ledakan terdengar oleh warga dalam radius ratusan meter, sementara getaran yang ditimbulkan memicu kepanikan warga sekitar.

Kerusakan tidak hanya menimpa gedung restoran, tetapi juga bangunan di sekitarnya. Serpihan puing terlempar hingga radius 100 meter dan getaran terasa hingga jarak 200 meter. Sejumlah papan nama toko hancur, dan beberapa mobil yang terparkir di depan gedung terbalik akibat tekanan udara dari ledakan. Di apartemen terdekat, banyak jendela yang terlepas dari bingkainya dan jatuh ke jalan.

Seorang warga bernama Kang, yang tinggal berjarak sekitar 70 meter dari lokasi, memberikan kesaksiannya.

"Awalnya saya pikir itu bom atau gempa bumi, jadi saya bersembunyi di dalam ruangan bersama istri saya," kata Kang, dilansir Korea Joongang Daily.

Setelah ledakan berhenti, ia mendapati seluruh kaca jendela di rumahnya hancur dan kabel listrik terputus.

Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dan segera menuju lokasi untuk memadamkan potensi api serta mendispersi sisa gas di udara. Ledakan diduga terjadi karena gas LPG terkumpul di dalam ruangan tertutup sebelum akhirnya tersulut percikan api.

Pejabat setempat menjelaskan bahwa ledakan membesar karena tingginya volume gas yang bocor dari tangki penyimpanan di belakang restoran. Terdapat dua tangki LPG di lokasi, dan salah satunya terpantau masih mengalami kebocoran ringan saat petugas tiba. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai miliaran won. Pemerintah kota saat ini masih mendata total kerusakan bangunan di sepanjang jalan Bongmyeong-dong.

2. 15 warga terluka akibat ledakan gas

Insiden ini melukai 15 orang warga. Sebanyak delapan orang dilarikan ke rumah sakit karena terkena pecahan kaca, sementara tujuh orang lainnya mengalami luka ringan dan mendapat pertolongan pertama di lokasi.

Tim penyelamat telah memastikan tidak ada korban yang terjebak di bawah puing bangunan. Warga menggambarkan proses evakuasi yang diwarnai kepanikan, di mana sebagian besar warga berlari keluar rumah menghindar dari potensi ledakan susulan di tengah jalanan yang dipenuhi serpihan kaca.

Pejabat stasiun pemadam kebakaran, Kim Eun-ho, memberikan keterangan resmi mengenai kondisi para korban.

"Semua penduduk yang terluka masuk dalam kategori luka ringan," ujarnya.

Pemerintah Kota Cheongju langsung mengaktifkan sistem tanggap darurat. Tempat pengungsian sementara, bantuan makanan, dan pakaian telah disalurkan bagi warga yang tempat tinggalnya terdampak. Wali Kota Lee Beom-seok yang meninjau lokasi telah menginstruksikan jajarannya untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.

3. Investigasi sumber kebocoran gas

Tim ahli dari Korea Gas Safety Corporation (KGS) dan Badan Forensik Nasional sedang menginvestigasi sumber kebocoran gas. Penyelidikan difokuskan pada pipa dan katup pengaman tangki gas di belakang gedung.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa gas bocor dan terakumulasi di dalam restoran setelah jam operasional berakhir pukul 22.00 malam. Kondisi ruangan tanpa ventilasi terbuka menyebabkan gas menjadi pekat. Percikan api pemicu ledakan diduga berasal dari alat elektronik yang masih terhubung ke aliran listrik di dapur.

"Kami menemukan puing-puing yang diyakini berasal dari dua tabung gas LPG yang biasa digunakan restoran, dan saat ini kami sedang memeriksa lokasinya," kata seorang pejabat dari KGS.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Cheongju tengah melakukan inspeksi keamanan instalasi gas di seluruh bangunan di distrik Heungdeok-gu. Pemerintah juga berencana memperketat aturan kewajiban pemasangan alat deteksi gas otomatis untuk seluruh restoran komersial. Hingga penyelidikan rampung, area di sekitar lokasi ledakan ditutup untuk sterilisasi dan keamanan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More