Pria Bersenjata Rampok Bank di Italia, 25 Orang Disandera

- Tiga pria bersenjata merampok bank Credit Agricole di Napoli dan menyandera 25 orang sebelum melarikan diri lewat terowongan bawah tanah.
- Polisi dan tim khusus Carabinieri mengepung lokasi, membebaskan seluruh sandera tanpa luka serius, namun para pelaku sudah kabur saat gedung diamankan.
- Para perampok membawa kabur isi puluhan brankas, sementara polisi kini menyisir area dengan anjing pelacak dan tim forensik untuk mencari jejak mereka.
Jakarta, IDN Times - Tiga pria bersenjata merampok sebuah bank di kota Napoli, Italia, pada Kamis (16/4/2026). Mereka juga menyandera sedikitnya 25 orang sebelum kemudian melarikan diri melalui terowongan dengan barang jarahan mereka.
Dilansir dari ABC News, para perampok memasuki cabang bank French Credit Agricole di Naples sekitar pukul 11.30 waktu setempat, lalu menyandera para pelanggan dan karyawan. Polisi, yang segera mengepung lokasi, dilaporkan sempat bernegosiasi dengan para pelaku sebelum akhirnya seluruh sandera dapat dibebaskan sekitar 2 jam kemudian. Tidak ada korban yang mengalami luka serius dalam insiden tersebut.
"Berkat respons cepat, semua sandera dibebaskan tak lama setelah pukul 13.30 tanpa cedera serius," kata pejabat setempat, Michele di Bari, dalam sebuah pernyataan.
2. Tim kepolisian khusus didatangkan dari Tuscany

Para pejabat mengatakan, tim dari kepolisian bersenjata Carabinieri segera didatangkan dari Tuscany, meskipun butuh waktu beberapa jam untuk tiba di lokasi. Tim tersebut kemudian masuk ke bank dengan memecahkan jendela dan menggunakan granat kejut untuk mengamankan bagian dalam gedung.
Namun, pada saat itu para perampok telah berhasil melarikan diri. Sejumlah polisi dan petugas pemadam kebakaran terlihat memeriksa lubang selokan setelah lokasi kejadian dinyatakan aman.
2. Para perampok bawa kabur puluhan isi brankas

Polisi mengatakan, para perampok melarikan diri melalui terowongan yang mengarah ke selokan. Mereka disebut berhasil menjarah isi puluhan brankas.
“Tidak ada seorang pun kecuali klien yang tahu apa yang ada di dalam kotak-kotak itu," kata polisi saat ditanya mengenai nilai barang curian.
Sekitar 40 petugas polisi, dibantu anjing pelacak, kini tengah menyisir area tersebut untuk memburu para pelaku. Tim forensik juga berada di lokasi kejadian untuk mengumpulkan sidik jari.
3. Para sandera tidak menjadi sasaran kekerasan oleh para perampok

Saat kejadian, kerumunan polisi, petugas pemadam kebakaran, dan warga setempat menunggu di luar bank untuk mengikuti perkembangan. Puluhan ribu orang juga menyaksikan siaran langsung dari lokasi kejadian melalui platform daring.
Salah satu sandera mengatakan kepada situs berita lokal Fanpage.it bahwa mereka disekap di sebuah ruangan di dalam bank tersebut. Namun, para perampok tidak melakukan kekerasan terhadap mereka, dikutip dari BBC.

















