Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Meksiko Sebut Ada 500 Berita Hoaks usai Tewasnya El Mencho

Meksiko Sebut Ada 500 Berita Hoaks usai Tewasnya El Mencho
Bendera Meksiko. (unsplash.com/woomantsing)
Intinya Sih
  • Pemerintah Meksiko mengecam maraknya 500 berita hoaks yang muncul setelah tewasnya bos kartel CJNG, El Mencho, yang memicu kepanikan dan kekacauan di beberapa wilayah.
  • Presiden Claudia Sheinbaum mengonfirmasi telah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump mengenai operasi militer di Tapalpa dan kondisi keamanan terkini di Meksiko.
  • Sheinbaum menegaskan operasi terhadap El Mencho dirancang oleh militer Meksiko dengan dukungan intelijen dari AS, hingga berhasil melacak lokasi persembunyian sang gembong narkoba.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Meksiko, pada Rabu (25/2/2026), mengecam adanya kampanye disinformasi. Kabar bohong disebarkan untuk menyebarkan kepanikan kepada warga usai operasi melawan bos Cartel Jalisco Nueva Generación (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho

Setelah pembunuhan El Mencho, pasukan CJNG melancarkan serangan balasan di sejumlah negara bagian di Meksiko. Pasukan kartel narkoba tersebut melakukan serangkaian pembakaran kendaraan dan pemblokiran jalan raya. 

Meskipun demikian, situasi di Meksiko bagian barat sudah berangsur normal. Sejumlah sekolah dan transportasi umum di ibu kota Jalisco, Guadalajara sudah beroperasi seperti semula. 

1. Terdapat 200-500 kabar bohong yang beredar di Meksiko

Otoritas Meksiko menyebut, sudah ada 200 hingga 500 kabar bohong yang disebarkan dalam 4 hari terakhir. Sebanyak 20-30 konten terkait kasus kekerasan di Meksiko tersebut viral dengan lebih dari 100 ribu penonton. 

Dilansir Los Angeles Times, Tecnologico de Monterrey sudah melakukan penelitian dan menyebut 35-40 persen dari konten disebarkan pada Minggu. Sementara, lebih dari satu per empat konten tersebut diedit menggunakan kecerdasan buatan. 

Salah satu kabar bohong yang tersebar luas adalah kepanikan di Bandara Guadalajara. Selain itu, terdapat pesawat yang terbakar atau turis asal Amerika Serikat (AS) yang ditawan oleh pasukan kartel di jalan dan hotel. 

2. Presiden Meksiko berbicara dengan Trump

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum mengaku sudah berbicara dengan Presiden AS, Donald Trump usai operasi di Tapalpa. Trump menghubunginya untuk mengetahui bagaimana kondisi di Meksiko. 

“Saya mengatakan kepadanya (Trump) bagaimana operasi tersebut berjalan dan Meksiko sudah mendapatkan informasi intelijen dari pemerintah AS,” tuturnya, dikutip dari The Latin Times.

Dalam kesempatan itu, Trump mengapresiasi personel keamanan Meksiko yang berhasil meringkus salah satu bos kartel narkoba berbahaya. El Mencho juga menjadi buronan paling dicari oleh AS dan Meksiko. 

3. Sheinbaum sebut militer Meksiko yang merencanakan operasi

Sheinbaum mengatakan bahwa partisipasi AS dalam operasi ini hanya sebatas informasi intelijen. Namun, Kementerian Pertahanan Meksiko yang merencanakan dan mengeksekusi operasi militer kepada El Mencho. 

Menteri Pertahanan Meksiko, Ricardo Trevilla mengungkapkan bahwa informasi dari AS dikombinasikan dengan pengintaian dari intelijen Meksiko. Dengan itu, otoritas Meksiko dapat melacak kompleks kabin milik El Mencho di Tapalpa. 

Keberhasilan mengetahui keberadaan El Mencho setelah melacak dan memonitor pacarnya. Alhasil, unit tentara Meksiko berhasil mengepung El Mencho dan sejumlah pengawalnya. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More