Menlu: 9 WNI yang Diculik Israel Berhasil Mendarat di Istanbul

- Sembilan WNI peserta misi Global Sumud Flotilla 2.0 yang sempat diculik tentara Israel berhasil tiba di Istanbul, Turkiye, sekitar pukul 22.00 WIB.
- Setibanya di Istanbul, para relawan langsung bertemu Konsul Jenderal RI dan berkomunikasi dengan Menlu Sugiono melalui video call dari Jakarta.
- Pemerintah Indonesia memastikan proses pemulangan sembilan WNI tersebut berjalan lancar agar mereka segera tiba kembali di Tanah Air dengan selamat.
Jakarta, IDN Times - Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang diculik tentara Israel, kini berhasil mendarat di Istanbul, Turkiye. Mereka merupakan aktivis dan jurnalis yang menjalankan misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.
Mereka tiba di Istanbul sekitar pukul 22.00 WIB. Begitu tiba di Istanbul, mereka langsung bertemu dengan Konsul Jenderal RI. Mereka langsung berkomunikasi dengan Menlu Sugiono di Jakarta via telepon.
“Konjen RI di Istanbul saat ini telah bersama dengan sembilan relawan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0,” kata Menlu Sugiono dalam unggahan Instagram, Kamis (21/5/2026).
“Saya juga senang dapat berkomunikasi langsung dengan teman-teman para relawan melalui video call,” ungkapnya.
Sugiono menyebut, pemerintah Indonesia akan terus memastikan pemulangan sembilan WNI ini berjalan lancar.
“Dan dapat tiba kembali dengan selamat dan sesegera mungkin,” ujarnya.
Sebelumnya, sekitar pukul 20.00 WIB, Menlu Sugiono lewat pesan video mengungkapkan kepulangan sembilan WNI yang bergabung dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Mereka dibebaskan usai kapalnya diintersepsi dan sempat ditahan militer Israel.
Informasi yang diterima IDN Times, para WNI ini akan tiba di Indonesia pekan ini.

















