Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PM Israel Puji Orban Usai Kalah dalam Pemilu Hungaria

PM Israel Puji Orban Usai Kalah dalam Pemilu Hungaria
Bendera Israel. (unsplash.com/levimeirclancy)
Intinya Sih
  • PM Israel Benjamin Netanyahu memuji Viktor Orban sebagai teman sejati Israel meski kalah dalam pemilu Hungaria, menyoroti dukungannya terhadap kebijakan Israel di Gaza dan sikapnya melawan antisemitisme.
  • Netanyahu juga menyampaikan ucapan selamat kepada Peter Magyar atas kemenangan pemilu Hungaria, berharap hubungan bilateral Israel–Hungaria tetap kuat di bawah kepemimpinan baru tersebut.
  • Peter Magyar berencana mempertahankan kebijakan Orban yang memblokir sanksi Uni Eropa terhadap Israel, namun akan mengembalikan keanggotaan Hungaria dalam Mahkamah Kriminal Internasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, mengapresiasi PM Hungaria Viktor Orban usai kalah dalam pemilihan umum (pemilu) Hungaria. Ia menyebut bahwa Orban adalah teman sejati Israel. 

“Orban adalah teman sejati Israel yang sudah berdiri tegak dalam membela negara kami di tengah kritikan internasional yang tidak adil. Ia berani membela tentara Israel yang membela negaranya dari kebrutalan teroris,” ungkapnya, dikutip dari DPA International, Selasa (14/4/2026). 

Selama ini, Orban terus mendukung penuh kebijakan Netanyahu dalam melancarkan perang di Gaza. Orban juga memblokir resolusi Uni Eropa (UE) soal gencatan senjata di Gaza. 

1. Apresiasi upaya Orban dalam melawan antisemitisme

Netanyahu mengapresiasi Orban yang terus membantu dalam melawan antisemitisme. PM Israel tersebut juga secara terbuka mendukung pemimpin sayap kanan tersebut dalam pemilu Hungaria. 

“Kemenangan Orban di Hungaria berarti keselamatan, keamanan, dan stabilitas. Anak saya, Yair sudah memiliki hubungan dengan Partai Fidesz dan menyebut Budapest sebagai rumah keduanya,” dilansir dari CNN.

Hubungan baik Netanyahu dan Orban sudah terbentuk dalam 15 tahun terakhir. Orban bahkan menyatakan keluar dari Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) usai Netanyahu ditetapkan sebagai buronan. 

2. Netanyahu ucapkan selamat kepada Magyar

Pada saat yang sama, Netanyahu mengucapkan selamat atas kemenangan Magyar dalam pemilu parlemen Hungaria. Ia berharap Israel dan Hungaria dapat berhubungan erat di bawah kepemimpinannya. 

“Saya mengucapkan selamat kepada Peter Magyar atas kemenangannya dalam pemilu Hungaria. Saya ingin memperkuat hubungan antara kedua negara. Saya ingin melanjutkan kerja sama yang menguntungkan bagi rakyat kedua negara,” terangnya, dilansir The Times of Israel.

3. Magyar kemungkinan tetap mamblokir sanksi UE ke Israel

Pemimpin oposisi Hungaria, Peter Magyar yang kemungkinan besar akan memimpin Hungaria. mengatakan akan memblokir rencana sanksi UE ke Israel. Kebijakan warisan Orban itu menjadi salah satu yang akan dilanjutkannya. 

“Kami akan melakukan apapun untuk mengembalikan hukum, demokrasi, dan sistem check and balances. Kami akan menghentikan blokir bantuan UE ke Ukraina, tapi tidak mendukung percepatan masuknya Ukraina dalam UE. Kami akan terus memblokir kebijakan UE soal Israel,” katanya, dikutip The National.

Sementara itu, Magyar menyatakan akan mengembalikan keanggotaan Hungaria dalam ICC. Menurutnya, ICC adalah kepentingan dari komunitas internasional dan Hungaria harus berada di dalamnya. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in News

See More