Prabowo di WEF: Seribu Teman Terlalu Sedikt, 1 Musuh Terlalu Banyak

- Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memilih perdamaian di tengah ketidakpastitan global.
- Prabowo menyampaikan pepatah "seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak" dalam Annual Meeting 2026 WEF.
- Prabowo berpesan agar manusia menjaga alam dan hidup berdampingan dengan alam untuk menjadi bagian dari masa depan.
Davos, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia memilih menjadi negara yang damai di tengah ketidakpastitan global. Hal itu Prabowo sampaikan saat menjadi pembicara kunci Word Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
"Indonesia memilih perdamaian daripada kekacauan," ujar Prabowo, dalam Annual Meeting 2026, dengan berapi-api.
Prabowo kemudian menyampaikan pepatah, seribu orang teman terlalu sedikit, dan satu musuh terlalu banyak.
"Seribu teman terlalu sedikit bagi kita, satu musuh terlalu banyak," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Prabowo berpesan, sebagai warga dunia, harus bisa menjaga alam. Sebab, manusia membutuhkan alam semesta.
"Melindungi lingkungan, melindungi alam. Kita tidak boleh menghancurkan alam, kita harus hidup berdampingan dengan alam. Kita harus menjaga dan menjadi bagian dari masa depan," ucap Prabowo.
















