Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Presiden El Salvador Bantah Militernya Lakukan Pengeboman di Haiti

2 min read
Presiden El Salvador Bantah Militernya Lakukan Pengeboman di Haiti
Presiden El Salvador, Nayib Bukele. (Casa Presidencial El Salvador, CC0, via Wikimedia Commons)
  • Presiden El Salvador Nayib Bukele membantah tuduhan UNA-Haiti bahwa militernya membom Haiti, dengan alasan helikopter El Salvador belum tiba dan belum menjalankan misi pada 28 Oktober.
  • El Salvador mengerahkan lebih dari 2.000 personel untuk menyelamatkan empat tentaranya yang disergap geng Haiti, melalui operasi terkoordinasi dengan Perdana Menteri Didier Fils-Aime.
  • Bukele menyatakan operasi militer dapat membantu mengakhiri kekuasaan geng kriminal di Haiti, sementara pemerintah Haiti menegaskan komitmen bekerja sama memulihkan keamanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden El Salvador, Nayib Bukele, pada Minggu (1/11/2026), membantah tentaranya terlibat dalam pemboman di Haiti. Ia menekankan bahwa tentara El Salvador tidak dibekali dengan bom seperti yang dikatakan oleh organisasi non-profit (NGO), UNA-Haiti.  

Pekan lalu, El Salvador sudah mengumumkan penerjunan lebih dari 2 ribu personel militer ke Haiti. Ribuan tentara itu dikerahkan dalam misi penyelamatan empat tentara El Salvador yang disergap geng kriminal Haiti. 

  1. 1. Bukele sebut NGO hanya pendukung kriminal dan kartel

    Presiden El Salvador, Nayib Bukele.
    Presiden El Salvador, Nayib Bukele. (Casa Presidencial El Salvador, CC0, via Wikimedia Commons)

    Bukele menekankan bahwa tuduhan serangan bom di Haiti tersebut adalah kebohongan. Menurutnya, helikopter militer El Salvador belum tiba di Haiti sebelum 29 Oktober seperti yang dimuat di sejumlah media. 

    “Helikopter kami belum tiba. Pada tanggal tersebut, kami belum meluncurkan satu pun misi. NGO ini sudah mendukung impunitas total. Mereka hanyalah perusahaan yang melobi kriminal dan kartal dengan menyamar sebagai organisasi kemanusiaan,” terangnya, dikutip dari EFE.

    Pernyataan Bukele ini mengenai adanya sejumlah video dan unggahan di media sosial soal pemboman di Haiti pada 28 Oktober. Selain itu, terdapat surat terbuka UNA-Haiti kepada PBB mengenai dugaan pemboman udara dari helikopter militer. 

  2. 2. Bukele dan PM Haiti koordinasikan misi penyelamatan

    Presiden El Salvador, Nayib Bukele (The White House, Public domain, via Wikimedia Commons)
    Presiden El Salvador, Nayib Bukele (The White House, Public domain, via Wikimedia Commons)

    Pekan lalu, Bukele sudah menghubungi Perdana Menteri Haiti, Didier Fils-Aime untuk membatas soal misi penyelamatan tentara El Salvador. Kedua pihak setuju meningkatkan hubungan bilateral dan operasi militer terkoordinir sesuai dalam kerangka Pasukan Pemberantas Geng (GSF). 

    Dilansir Democrata, pasukan El Salvador akan diterjunkan ke sejumlah area dalam misi pencarian ini. Target utama militer El Salvador berada di area Plaine du Cul-de-Sac dan sekitar Santo, area metropolitan Croix-des-Bouquets. 

    Sementara itu, pemerintah Haiti mengucapkan solidaritasnya kepada keluarga tentara El Salvador yang hilang. Mereka juga menekankan komitmen besar untuk bekerja sama dengan rekan internasional dalam mengembalikan situasi di Haiti. 

  3. 3. Bukele sebut operasi militernya dapat akhiri krisis keamanan di Haiti

    Tentara El Salvador.
    Tentara El Salvador. (United States Army, Public domain, via Wikimedia Commons)

    Sebelumnya, Bukele juga menyebut bahwa operasi militer di Haiti ini dapat mengakhiri kekuasaan geng kriminal. Namun, ia menyebut bahwa keputusan tetap ada di tangan Haiti untuk mengakhiri krisis keamanan imbas aktivitas geng kriminal. 

    Presiden El Salvador itu mengaku tahu betul bagaimana melawan geng kriminal dalam berbagai tipe. Ia berpandangan bahwa perang geng ini adalah perang antara baik dan jahat dan menurutnya, ia berada di sisi yang baik. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More