Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Rusia Berencana Beli BBM dari Kazakhstan, Kenapa?

Rusia Berencana Beli BBM dari Kazakhstan, Kenapa?
bendera Kazakhstan (unsplash.com/vladuken)
Intinya Sih
  • Rusia berencana mengimpor 50 ribu metrik ton BBM AI-92 dari Kazakhstan untuk menstabilkan pasokan dalam negeri setelah serangan Ukraina menyebabkan kelangkaan di berbagai wilayah.
  • Kazakhstan belum memastikan ekspor BBM ke Rusia karena salah satu kilangnya akan menjalani pemeliharaan, sementara negara itu bergantung pada infrastruktur ekspor milik Rusia.
  • Produksi BBM Rusia turun hingga 25 persen akibat serangan drone Ukraina, memicu pembatasan penjualan di 22 wilayah dan memperburuk krisis energi domestik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Rusia, pada Kamis (27/6/2026), dikabarkan berencana mengimpor bahan bakar minyak (BBM) dari Kazakhstan. Langkah ini untuk mengatasi kelangkaan BBM imbas serangan bertubi-tubi Ukraina di infrastruktur minyak Rusia. 

Beberapa pekan terakhir, Rusia tengah menghadapi kelangkaan BBM di sejumlah wilayah. Bahkan, otoritas setempat sudah membatasi pembelian BBM di Moskow dan St. Petersburg untuk mengatasi kelangkaan. 

1. Berencana membeli 50 ribu metrik ton BBM dari Kazakhstan

ilustrasi pipa gas alam (unsplash.com/alechash)
ilustrasi pipa gas alam (unsplash.com/alechash)

Rusia sedang berbicara untuk mengimpor setidaknya 50 ribu metrik ton BBM tipe AI-92 dari Kazakhstan. Rencana impor BBM ini sebagai salah satu kebijakan menstabilkan pasokan BBM dalam negeri. 

Dilansir Kyiv Post, Rusia juga berencana membatasi ekspor BBM dan meningkatkan subsidi kepada sejumlah kilang minyak di negaranya. Kebijakan ini tidak biasa mengingat Rusia termasuk salah satu negara eksportir BBM terbesar di dunia. 

2. Kazakhstan masih ragu ekspor BBM ke Rusia

Ilustrasi bendera Rusia. (Dmitry Djouce, CC BY 2.0 , via Wikimedia Commons)
Ilustrasi bendera Rusia. (Dmitry Djouce, CC BY 2.0 , via Wikimedia Commons)

Mendengar kabar ini, Kazakhstan masih belum memberikan keterangan resmi soal pengiriman BBM ke Rusia. Sebab, salah satu kilang minyak Kazakhstan akan menjalani masa pemeliharaan pada akhir Juni. 

Dilansir Eurasianet, permintaan Rusia ini membuat Kazakhstan berada pada posisi yang cukup sulit. Rusia dapat menekan Kazakhstan karena negara Asia Tengah itu bergantung pada pipa dan pelabuhan Rusia untuk mengekspor minyaknya. 

Pada April, Rusia sudah menghentikan aliran minyak dari Kazakhstan ke Jerman. Alhasil, ekspor minyak hanya bisa dilakukan lewat pelabuhan Ust-Luga, Rusia bagian barat laut. 

3. Produksi BBM Rusia mengalami penurunan

ilustrasi pom bensin Lukoil
ilustrasi pom bensin Lukoil (pexels.com/Ionuț Murariu)

Serangan drone Ukraina di infrastruktur minyak Rusia telah mengakibatkan penurunan produksi BBM di Rusia. Bahkan, produksi BBM di Rusia bagian tengah turun hingga 25 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. 

Dalam sepekan terakhir, Rusia sudah membatasi penjualan BBM di 22 wilayah akibat kelangkaan. Pejabat lokal menyebut kelangkaan terjadi bukan karena serangan Ukraina melainkan karena naiknya permintaan dan gangguan logistik. 

Di sisi lain, Ukraina melancarkan serangan ke infrastruktur minyak Rusia untuk mengganggu produksi BBM. Kiev berusaha menekan Rusia agar mau kembali melanjutkan negosiasi damai. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella

Related Articles

See More