Comscore Tracker

[UPDATE] Kematian Harian COVID-19 di Taiwan Paling Tinggi di Dunia

Kasus harian tertinggi di dunia ada di Korut

Jakarta, IDN Times - Di saat kasus COVID-19 di Indonesia mulai melandai, negara lain justru masih terdapat lonjakan. Mengutip situs World O Meter, Taiwan dalam 24 jam terakhir melaporkan ada 62.110 kasus harian. Sedangkan, angka kematian hariannya mencapai 124. 

Angka kematian itu menjadi yang tertinggi di dunia. Sementara, negara dengan kasus harian tertinggi di dunia berada di Korea Utara. Mereka melaporkan ada 73.790 kasus dalam 24 jam terakhir. 

Kasus kematian harian yang dilaporkan terjadi pada 5 Juni 2022 lebih rendah bila dibandingkan pada 2 Juni 2022 lalu. Dikutip dari laman Focus, total ada 144 warga yang meninggal dunia selama 24 jam terakhir.

Rentang usia pasien bermula dari 9 tahun hingga 90 tahun. Bahkan, 50 pasien di antaranya belum divaksinasi. 135 pasien lainnya sudah memiliki penyakit penyerta lalu kondisinya bertambah buruk usai terinfeksi virus Sars-CoV-2. 

Lalu, kapan Badan Kesehatan Dunia (WHO) bakal mengakhiri status pandemik dan menggesernya ke fase endemik?

1. Fase akut pandemik COVID-19 diperkirakan berakhir pada pertengahan 2022

[UPDATE] Kematian Harian COVID-19 di Taiwan Paling Tinggi di Dunia(Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus) REUTERS/Denis Balibouse

Sementara, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus pernah menyampaikan rasa optimismenya bahwa fase akut pandemik COVID-19 bisa berakhir pada pertengahan 2022. Tetapi, hal itu bisa dicapai dengan satu catatan yakni bila 70 persen mayoritas populasi di dunia sudah menerima vaksin COVID-19. 

"Harapan kami fase akut pandemik ini bisa berakhir pada tahun ini. Tentu dengan satu syarat, di mana 70 persen target vaksinasi (sudah dicapai) pada pertengahan tahun ini, sekitar Juni atau Juli," ungkap Ghebreyesus seperti dikutip dari laman Al-Jazeera Februari 2022 lalu. 

Menurutnya, cakupan vaksinasi bagi penduduk dunia bisa lebih digenjot bila semua pihak memilih untuk melakukannya bersama-sama. "Jadi, ini semua bukan karena ada atau tidak peluang itu. Melainkan, apakah ini menjadi pilihan kita semua," katanya. 

Pernyataan Ghebreyesus disampaikan sehari setelah Direktur bagian Afrika di WHO Matshidiso Moeti, menilai Benua Afrika kini sedang melalui fase transisi dari pandemik menuju ke endemik. Ia mengatakan Afrika optimistis bisa mengelola COVID-19 dalam jangka waktu lama. 

Baca Juga: Satgas COVID-19: Hanya WHO yang Punya Otoritas Tetapkan Status Endemik

2. Baru 65,9 persen dari populasi di dunia yang telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19

[UPDATE] Kematian Harian COVID-19 di Taiwan Paling Tinggi di DuniaIlustrasi vaksinasi COVID-19 (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Sementara, berdasarkan Our World in Data, 65,9 persen penduduk di dunia sudah menerima setidaknya vaksin pertama COVID-19. Sebanyak 11,86 miliar vaksin sudah diberikan kepada penduduk dunia. Per harinya, 5,88 miliar vaksin disuntikan kepada penduduk di dunia. 

Sayangnya, jumlah ketimpangan pemberian vaksin masih terjadi. Berdasarkan data dari Our World in Data, sangat sedikit warga dari negara dengan kekuatan finansial rendah yang telah menerima dosis pertama vaksin. Angkanya hanya 16,2 persen. 

Sementara, berdasarkan data, Uni Emirat Arab (UEA) per 4 Juni menjadi negara dengan cakupan vaksinasi tertinggi di dunia. Sebanyak 97,11 persen dari penduduknya telah menerima vaksin dua dosis. Sedangkan, di Indonesia baru 60,64 persen dari penduduk yang telah menerima vaksin lengkap. 

3. Daftar 10 negara dengan kasus harian tertinggi

[UPDATE] Kematian Harian COVID-19 di Taiwan Paling Tinggi di DuniaPemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, saat memimpin rapat Kongres Korea Utara. (Twitter.com/Korea_Friend_UK)

Berikut adalah daftar 10 negara dengan kasus harian COVID-19 tertinggi di dunia per 5 Juni 2022:

  1. Korea Utara: 73.790 kasus baru
  2. Taiwan: 62.110 kasus baru
  3. Australia: 22.253 kasus baru
  4. Prancis: 20.542 kasus baru
  5. Jepang: 16.627 kasus baru
  6. Italia: 15.082 kasus baru
  7. Amerika Serikat: 13.854 kasus baru
  8. Korea Selatan: 9.835 kasus baru
  9. Chile: 8.823 kasus baru
  10. Israel: 5.802 kasus baru

Baca Juga: Epidemiolog Usul ke Luhut agar PPKM se-Indonesia Dicabut Agustus 

Topic:

  • Rendra Saputra

Berita Terkini Lainnya