Trump Sebut Serangan ke Iran Operasi Tempur Besar-besaran

- Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan kawasan serta peningkatan kehadiran militer AS.
- Presiden Donald Trump menyebut aksi tersebut sebagai “operasi tempur besar-besaran” melalui unggahan video di akun Truth Social miliknya.
- Iran membalas dengan menyerang Israel, memicu sirine darurat dan pengumuman kondisi darurat di seluruh wilayah Israel.
Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) dan Israel telah melancarkan serangan terhadap Iran, di tengah meningkatnya ketegangan selama beberapa minggu terakhir dan peningkatan kehadiran militer AS di kawasan tersebut. Presiden Serikat (AS, Donald Trump, menyebut serangan terhadap Iran sebagai “operasi tempur besar-besaran”, dilansir Al Jazeera.
"Belum lama ini militer Amerika Serikat memulai operasi tempur besar-besaran di Iran," kata Presiden AS Donald Trump dalam sebuah video yang diunggah ke akun Truth Social miliknya.
Sejumlah ledakan terdengar di ibu kota Iran, Tehran, sementara ledakan juga dilaporkan terjadi di beberapa lokasi lain di seluruh negeri.
Laporan terbaru menyebutkan, Iran pun melancarkan serangan balasan terhadap Israel hingga sirine darurat diaktifkan. Pemerintah Israel juga mengumumkan kondisi darurat di seluruh penjuru negeri.

















