Uni Eropa Peringatkan Albania soal Hotel Mewah Menantu Trump

- Uni Eropa memperingatkan Albania agar tidak menghambat proses aksesi keanggotaan akibat penolakan proyek hotel mewah yang terkait dengan menantu Donald Trump, Jared Kushner.
- Pemerintah Albania menunda pembangunan hotel di kawasan lindung untuk melakukan penilaian ulang dampak lingkungan, di tengah meningkatnya demonstrasi bertajuk Revolusi Flamingo.
- Perdana Menteri Edi Rama menegaskan komitmen penuh Albania untuk bergabung dengan Uni Eropa meski tekanan politik dan aksi protes terus meningkat di dalam negeri.
Jakarta, IDN Times - Uni Eropa (UE) memperingatkan Albania soal penolakan pembangunan hotel mewah afiliasi menantu Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, Jared Kushner. Dampak dari aksi itu mungkin dapat mengganjal aksesi menjadi anggota UE.
“Albania harus menahan diri dari aksi yang dapat merusak proses keanggotaan untuk menjadi bagian dari UE. Kami berharap pemerintah Albania dapat bertindak baik dan tidak memperlambat prosesnya,” tuturnya, dikutip dari Politico, Senin (8/6/2026).
Sepekan terakhir, ribuan warga Albania sudah memprotes pembangunan hotel mewah di Zvednec. Hotel tersebut dibangun di dua lokasi yang berdekatan dan berada di kawasan lindung.
1. Albania sudah menunda pembangunan proyek hotel mewah

Pihak UE mengatakan sudah menerima kabar dari Menteri Lingkungan Albania, Sofjan Jaupaj bahwa pembangunan hotel ditunda. Sebab, akan dilakukan penilaian kembali dampak lingkungan kepada warga.
Sementara itu, peringatan dari UE ini datang menyusul semakin intensifnya demonstrasi di Albania yang dijuluki dengan Revolusi Flamingo. Sejumlah demonstran juga menyuarakan agar Perdana Menteri Albania, Edi Rama menginginkan mundur dari jabatannya.
2. PM Albania yakin negaranya bisa jadi anggota UE

Rama meyakini bahwa aksesi ke UE adalah satu-satunya jalan untuk negaranya. Ia mengatakan, Albania sudah menantikan momen besar dapat bergabung menjadi bagian UE.
“Kami fanatik, kami tidak seperti lainnya, Kami fanatik untuk menjadi bagian dari UE. Apapun yang terjadi kami tetap percaya dengan UE. Bagi kami, tidak ada rencana kedua,” terangnya, dikutip dari Euronews.
PM Albania itu menekankan bahwa selain Balkan negara ketiga yang mempromosikan narasi aksesi UE. Keanggotaan di UE penting bagi Albania untuk terlibat dalam proses pembuatan kebijakan.
3. Demo Anti-Zverned sudah memasuki hari ke-8

Pada saat yang sama, demonstrasi penolakan hotel mewah sudah menimbulkan gelombang besar. Tak hanya soal hotel, warga juga mengkhawatirkan soal masalah kesehatan, pendidikan, pertanian, pensiun, dan hak-hak warga lainnya.
Dilansir Albania Daily News, sejumlah anggota dari Partai Demokratik diketahui sudah ikut dalam demonstrasi. Kehadiran sejumlah anggota partai posisi ini membuat semakin tingginya keterlibatan oposisi dalam demonstrasi di Albania.


















