Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Anggaran MBG 2027 Capai Rp240 Triliun

Anggaran MBG 2027 Capai Rp240 Triliun
Ilustrasi dapur MBG di NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • Anggaran program Makan Bergizi Gratis pada 2027 disebut sekitar Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima.
  • Total anggaran pendidikan 2027 mencapai Rp820,9 triliun, termasuk alokasi untuk PIP, KIP Kuliah, sekolah unggul, dan renovasi.
  • Pemerintah melakukan refocusing MBG serta menargetkan penyaluran bagi balita, ibu menyusui, dan ibu hamil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut, anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027 sekitar Rp240 triliun. Anggaran tersebut menyasar 60,6 juta penerima.

Purbaya menyampaikan angka tersebut saat menjawab pertanyaan mengenai anggaran MBG dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Jumat (14/8/2026).

"Tadi tanya untuk MBG berapa? Sekitar Rp240 triliun untuk MBG," kata Purbaya dikutip Sabtu (15/8/2026).

  1. 1. Total anggaran pendidikan capai Rp820,9 triliun

    Ilustrasi APBN (IDN Times/Aditya Pratama)
    Ilustrasi APBN (IDN Times/Aditya Pratama)

    Purbaya mengatakan, total anggaran pendidikan pada 2027 mencapai Rp820,9 triliun. Anggaran tersebut mencakup sejumlah program pendidikan pemerintah, termasuk MBG.

    Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 22,1 juta siswa mendapat alokasi Rp15,9 triliun. Sementara KIP Kuliah untuk 1,1 juta mahasiswa mendapat Rp17 triliun. Pemerintah juga mengalokasikan Rp2,7 triliun untuk pembangunan tujuh sekolah unggul. Kemudian Rp18,2 triliun untuk renovasi sekolah dan madrasah.

    Selain itu, pembangunan 100 Sekolah Rakyat (SR) serta operasional 166 SR mendapat anggaran Rp32,9 triliun.

  2. 2. Pemerintah lakukan refocusing program MBG

    ILustrasi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) (IDN Times/Rangga Erfizal)
    ILustrasi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan meminta waktu dua bulan untuk melakukan refocusing program MBG. Pemerintah akan menyelesaikan sejumlah sasaran program yang masih perlu dibenahi.

    "Kita minta waktu 2 bulan, refocusing, kita akan menyelesaikan (wilayah) 3T, NTT (Nusa Tenggara Timur), Papua, Maluku yang sangat memerlukan, itu kita akan selesaikan dalam 1 bulan ini," kata pria yang akrab disapa Zulhas itu.

  3. 3. Kejar penyaluran untuk 11 juta kelompok sasaran

    SPPG Palmerah menyiapkan paket makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (6/1/2025). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
    SPPG Palmerah menyiapkan paket makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (6/1/2025). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

    Selain itu, pemerintah menargetkan penyaluran MBG bagi 11 juta balita, ibu menyusui, dan ibu hamil selesai dalam satu hingga dua bulan. Pemerintah juga akan menambah 13 ribu titik MBG di Pulau Jawa. Pekerjaan tersebut membutuhkan waktu lebih panjang.

    Di sisi lain, pemerintah menargetkan penyelesaian 7.000 hingga 8.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

    "Ini kita minta waktu 2 bulan. InsyaAllah MBG 1-2 bulan mendatang akan semakin bagus sesuai dengan harapan masyarakat. Kita akan bekerja, bekerja keras dan mohon dukungannya," ujar Zulhas.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More