Jakarta, IDN Times – Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi memberlakukan sanksi luas terhadap seluruh maskapai penerbangan Iran beserta jaringan perusahaan asing pendukungnya pada Selasa (8/9/2026). Departemen Keuangan AS menyebut langkah ini sebagai bagian dari Operation Economic Outcast untuk menekan keuangan Tehran setelah konflik militer selama lebih dari enam bulan mengalami kebuntuan. Kebijakan tegas tersebut diarahkan untuk memutus akses finansial pihak-pihak yang dinilai terus menyokong Iran.
“Di bawah Operation Economic Outcast, kami berjanji akan memberikan konsekuensi berat bagi mereka yang menyediakan jalur keuangan bagi rezim Iran,” kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent, dikutip The Hill.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya kini menepati janji tersebut dengan menjatuhkan sanksi kepada perusahaan-perusahaan yang terus mendukung Mahan Air. Bessent juga memperingatkan siapa pun yang berbisnis dengan maskapai Iran yang tersisa bahwa mereka berisiko diputus dari sistem keuangan global.
