Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

8 Lauk dengan Bumbu Santan Cabai Hijau, Rasanya Naik Tingkat!

8 Lauk dengan Bumbu Santan Cabai Hijau, Rasanya Naik Tingkat!
ilustrasi masakan bumbu santan cabai hijau (pexels.com/Nunun Dy)
  • Santan dan irisan cabai hijau menghadirkan rasa gurih yang lebih dalam dengan sentuhan pedas segar, cocok untuk lauk rumahan.
  • Bumbu ini dapat dipadukan dengan tempe, ikan pindang, tahu, kikil, ayam, ati ampela, buncis, hingga ikan lele.
  • Beberapa bahan perlu disiapkan khusus, seperti digoreng agar kokoh atau tidak amis, serta direbus sampai empuk untuk kikil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Perpaduan santan dengan irisan cabai hijau bisa memberikan rasa masakan lebih dalam sekaligus sentuhan pedas segar. Gak heran kalau dua bahan ini kerap ditemukan dalam berbagai lauk ala rumahan, supaya selera makan bertambah.

Lauk yang digunakan untuk memasak olahan serba santan cabai hijau juga beragam. Mulai dari daging sampai aneka protein ekonomis cocok disandingkan agar rasanya naik tingkat. Selengkapnya dapat disimak dalam catatan dalam artikel ini.

  1. 1. Tempe bisa dimasak menjadi sayur santan cabai hijau yang enak. Bahan dapat dipotong dadu besar-besar supaya tidak gampang hancur sewaktu dimasak nanti

    Potongan tempe hasil fermentasi kedelai tersusun di atas piring, dengan tekstur padat dan butiran kedelai terlihat jelas.
    ilustrasi tempe potong (vecteezy.com/dina marlina)
  2. 2. Ikan pindang yang lembut dan gurih cocok dipadukan dalam bumbu santan cabai hijau. Tambahkan sayuran bila ingin masakan berkuah ini makin berwarna dan segar

    Ilustrasi ikan pindang, olahan ikan yang diawetkan melalui proses pemindangan, sebagai visual pendukung informasi kuliner.
    ilustrasi ikan pindang (pixabay.com/Karyono Muhammad)
  3. 3. Tahu dapat digoreng sampai berkulit supaya kokoh sebelum dimasukkan ke dalam kuah santan cabai hijau. Hidangan pun jadi istimewa dan menggugah selera!

    Ilustrasi tahu goreng berwarna keemasan dengan bagian luar tampak renyah, disajikan sebagai hidangan sederhana.
    ilustrasi tahu goreng (pexels.com/cottonbro studio)
  4. 4. Kalau mau lauk yang kenyal, bisa gunakan kikil sebagai bahan utama. Pastikan bahan direbus dulu sampai empuk agar tidak keras atau berlendir

    Potongan daging sapi mentah berwarna merah tersusun di atas talenan kayu sebagai ilustrasi bahan kikil sapi.
    ilustrasi kikil sapi (pixabay.com/Siggy Nowak)
  5. 5. Lalu, ada pula daging ayam, bahan ini bisa digoreng sebentar sampai berubah warna biar tidak amis saat dicampur kuah santan cabai hijau

    Ilustrasi potongan ayam berbumbu dengan herba dimasak dalam wajan di atas kompor, tampak dari sudut atas.
    ilustrasi memasak ayam (vecteezy.com/Towfiqu ahamed barbhuiya)
  6. 6. Jeroan ayam seperti ati ampela dapat dimasak dengan bumbu yang sama sebagai makanan berkuah. Goreng dulu sebentar supaya tidak mudah hancur

    Semangkuk hitam berisi potongan ati ampela matang di atas permukaan marmer sebagai ilustrasi bahan masakan.
    ilustrasi ati ampela (magnific.com/azerbaijan_stockers)
  7. 7. Buncis merupakan sayuran hijau yang serasi dimasak bersama santan cabai hijau. Sensasi masakan kaya akan perpaduan manis dan gurih, serta bertekstur crunchy

    Ilustrasi buncis hijau segar dengan polong panjang berwarna hijau yang tersusun memenuhi latar putih.
    ilustrasi buncis (pixabay.com/congerdesign)
  8. 8. Lanjut, kamu bisa bikin sayur santan cabai hijau pakai ikan lele. Bahan satu ini dapat digoreng sampai garing lalu dicampur kuah kaya rasa biar maksimal

    Ilustrasi fillet ikan lele mentah di atas piring putih, disajikan bersama daun ketumbar dan bahan masakan.
    ilustrasi ikan lele (vecteezy.com/Bigc Studio)

    Bila suka kombinasi santan dan cabai hijau, kamu bisa memasaknya dengan banyak jenis lauk makan. Mulai dari bahan baku yang sering dimasak sehari-hari seperti tempe ataupun aneka jeroan cocok dengan kuah medok ini. Di antara delapan bahan di atas, mana masakan kuah santan cabai hijau yang paling kamu sukai?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More