gambar seorang peserta marathon sedang berlatih (unsplash.com/Hannah Coleman)
Meski semua peserta berlari menempuh jarak yang sama, setiap orang memiliki mekanisme tubuh yang berbeda. Untuk itu, waktu pemulihannya pun akan membutuhkan durasi waktu yang berbeda. Beberapa orang bisa aja pulih sepenuhnya setelah beberapa hari. Sedangkan yang lain butuh waktu lebih lama untuk mengembalikan kondisinya. Dilansir Fit Craft, 3 hari pertama merupakan waktu yang paling berat.
Di momen-momen ini, rasa nyeri mencapai puncaknya dan tingkat cadangan karbohidrat masih rendah. Setelah hari ketiga, rasa nyeri mulai mereda dan kondisi tubuh mulai berangsur-angsur normal setelah satu minggu. Meski begitu, pemulihan setelah maraton gak selesai dalam waktu seminggu. Setelah satu minggu, tubuh masih berjuang untuk memperbaiki kerusakan yang ada, dan mulai kembali normal setelah minggu keempat dan seterusnya.
Maraton bukan lomba lari biasa, dan jelas membutuhkan persiapan yang matang. Bahkan setelah maraton selesai pun, pemulihannya membutuhkan waktu cukup lama. Di waktu-waktu ini, pastikan kamu gak beraktivitas atau melakukan olahraga terlalu berat agar proses pemulihan gak terhambat.
Referensi
“Marathon Is.” SVRG. Diakses Oktober 2026.
“How Long Does It Take to Recover from a Marathon?” Get Fit Craft. Diakses Oktober 2026.
“Post-Marathon Recovery: Week Schedule and Guide.” CEP Running. Diakses Oktober 2026.
“Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS).” Healthline. Diakses Oktober 2026.
“Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS).” Cleveland Clinic. Diakses Oktober 2026.