Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Perlukah Memakai Wrist Wraps saat Latihan Beban?

Perlukah Memakai Wrist Wraps saat Latihan Beban?
ilustrasi memakai wrist wraps (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Intinya Sih
  • Wrist wraps adalah kain elastis yang melilit pergelangan tangan untuk menjaga stabilitas sendi dan mencegah cedera saat mengangkat beban berat.
  • Alat ini membantu mengurangi tekanan berlebih, meningkatkan kenyamanan, serta menambah rasa percaya diri ketika melakukan gerakan pushing dengan beban besar.
  • Wrist wraps sebaiknya digunakan hanya saat latihan berat atau gerakan tertentu, bukan sepanjang sesi agar kekuatan alami pergelangan tetap berkembang optimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Pernah melihat hampir semua orang yang mengangkat beban berat di gym memakai wrist wraps? Aksesoris yang melilit pergelangan tangan ini memang terlihat seperti perlengkapan wajib, terutama saat melakukan bench press atau overhead press. Gak heran kalau banyak pemula akhirnya ikut membeli wrist wraps tanpa benar-benar tahu fungsinya.

Padahal, wrist wraps bukan aksesori yang harus dipakai di setiap sesi latihan. Ada kondisi tertentu yang membuat alat ini sangat membantu, tetapi ada juga situasi ketika pergelangan tangan justru lebih baik bekerja tanpa bantuan apa pun. Nah, sebelum memutuskan untuk menggunakannya, ada baiknya memahami dulu fungsi serta waktu yang tepat untuk memakai wrist wraps saat latihan beban.

1. Apa itu wrist wraps?

ilustrasi memakai wrist wraps
ilustrasi memakai wrist wraps (pexels.com/Victor Freitas)

Wrist wraps merupakan kain elastis atau berbahan katun yang dirancang untuk dililitkan di sekitar pergelangan tangan. Fungsi utamanya adalah memberikan kompresi sekaligus menjaga posisi sendi agar tetap stabil ketika menerima beban tinggi. Tak heran jika alat ini banyak digunakan oleh atlet powerlifting, weightlifting, hingga penggemar calisthenics.

Pergelangan tangan terdiri dari beberapa tulang kecil yang saling terhubung melalui ligamen dan tendon. Saat mengangkat beban berat, bagian tersebut dapat terdorong ke posisi yang kurang ideal sehingga meningkatkan tekanan pada sendi. Wrist wraps membantu membatasi gerakan berlebihan sehingga pergelangan tetap berada pada posisi yang lebih aman.

2. Manfaat menggunakan wrist wraps

ilustrasi memakai wrist wraps
ilustrasi memakai wrist wraps (pexels.com/Instituto Alpha Fitness)

Wrist wraps bermanfaat untuk membantu mengurangi risiko cedera akibat tekanan berlebih pada pergelangan tangan. Ia dapat memberikan stabilitas tambahan sehingga sendi tidak mudah mengalami overextension ketika mengangkat beban besar. Alhasil, latihan terasa lebih nyaman, terutama pada gerakan pushing.

Selain membantu menjaga sendi, wrist wraps juga dapat meningkatkan rasa percaya diri saat mencoba beban yang lebih berat. Posisi pergelangan yang lebih kokoh membuat tenaga dari lengan tersalurkan dengan lebih baik ke barbell maupun dumbbell. Kendati begitu, manfaat tersebut tetap harus diimbangi dengan teknik latihan yang benar agar hasilnya optimal.

3. Kapan sebaiknya dan kapan tidak perlu menggunakan wrist wraps?

ilustrasi latihan di gym
ilustrasi latihan di gym (pexels.com/Instituto Alpha Fitness)

Banyak orang mengira wrist wraps harus dipakai sejak awal latihan hingga sesi berakhir. Padahal, aksesori ini dirancang sebagai alat bantu ketika pergelangan tangan mulai menerima tekanan yang tinggi, bukan untuk digunakan sepanjang waktu.

Menggunakan wrist wraps secara berlebihan juga bisa membuat seseorang terlalu bergantung pada alat bantu saat latihan. Alhasil, kemampuan pergelangan tangan untuk beradaptasi dengan beban dapat berkembang lebih lambat.

Gunakan wrist wraps saat:

  • Mengangkat beban berat atau mendekati beban maksimal.

  • Melakukan bench press, overhead press, clean and jerk, atau snatch.

  • Berlatih calisthenics seperti handstand, planche, dan dips.

  • Pergelangan tangan mulai terasa tidak nyaman saat volume latihan meningkat.

Sebaiknya tidak menggunakan wrist wraps saat:

  • Pemanasan sebelum latihan.

  • Latihan dengan beban ringan.

  • Sesi yang berfokus pada mobilitas dan fleksibilitas pergelangan tangan.

  • Melakukan sebagian besar gerakan pulling seperti deadlift atau barbell row.

4. Cara menggunakan wrist wraps yang benar

ilustrasi memakai wrist wraps
ilustrasi memakai wrist wraps (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Agar manfaatnya terasa maksimal, wrist wraps harus dipasang tepat menutupi area sendi pergelangan tangan. Lilitan sebaiknya cukup kencang untuk memberikan dukungan, tetapi jangan sampai membuat tangan terasa kebas atau menghambat aliran darah. Posisi yang pas akan memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan stabilitas.

Setelah menyelesaikan set berat, longgarkan kembali wrist wraps agar sirkulasi darah tetap lancar. Pilih pula panjang dan tingkat kekakuan wrap sesuai dengan jenis latihan yang dilakukan. Semakin berat beban yang sering diangkat, biasanya semakin kaku pula wrist wraps yang dibutuhkan.

Memakai wrist wraps saat latihan beban akan membantumu jika digunakan pada situasi yang tepat. Gunakan sesuai kebutuhan agar performa meningkat tanpa mengorbankan perkembangan kekuatan sendi dalam jangka panjang.

Referensi

"How, Why, and When to Use Wrist Wraps in Weightlifting." Gymreapers. Diakses Juni 2026.

" Wrist Wraps: Essential for Calisthenics & Weight Training." Gornation. Diakses Juni 2026.

"The Beginner’s 4-Step Guide on Using Wrist Wraps Properly." TuffWraps. Diakses Juni 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo

Related Articles

See More