Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bolehkah Minum Air Es saat Buka Puasa? Ini 5 Fakta yang Jarang Dibahas

Bolehkah Minum Air Es saat Buka Puasa? Ini 5 Fakta yang Jarang Dibahas
ilustrasi minum air es (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Intinya Sih
  • Minum air es saat buka puasa tidak otomatis berbahaya, tapi bisa menimbulkan rasa perih jika diminum terlalu cepat atau dalam jumlah banyak saat lambung masih kosong.
  • Cara dan kecepatan meneguk sangat berpengaruh; minum perlahan membantu mencegah kembung serta memberi waktu tubuh menyesuaikan suhu cairan dengan nyaman.
  • Orang dengan maag lebih sensitif terhadap minuman dingin, sehingga disarankan memulai buka puasa dengan air biasa atau makanan ringan sebelum menikmati air es.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kita sering kali tergoda untuk buka puasa langsung dengan meneguk segelas air es. Hal ini dikarenakan sensasi dinginnya terasa cepat menghilangkan haus setelah seharian menahan dahaga. Kebiasaan ini sebenarnya tak selalu bermasalah, tetapi banyak orang belum memahami bagaimana kondisi lambung saat pertama kali menerima cairan dingin setelah kosong berjam-jam.

Sebagian menganggap air es pasti berbahaya, sementara sebagian lain merasa aman tanpa tahu batas yang tepat. Hmm, kenapa bisa begitu, ya? Daripada asal tebak, simak bersama berikut beberapa faktanya!

1. Lambung yang kosong lebih mudah terasa perih saat kena air es

ilustrasi lambung terasa perih
ilustrasi lambung terasa perih (vecteezy.com/Chonlatee Sangsawang)

Saat puasa, lambung memang tidak terisi makanan selama berjam-jam, tetapi cairan asam di dalamnya tetap ada. Ketika air es masuk secara tiba-tiba, suhu yang sangat dingin bisa membuat bagian dalam lambung terasa ditarik. Sensasi inilah yang sering dirasakan sebagai perih, melilit, atau seperti ditusuk-tusuk. Banyak orang mengira itu merupakan hal yang bahaya, padahal biasanya hanya reaksi sementara karena perubahan suhu yang mendadak.

Rasa tidak nyaman ini lebih sering muncul jika air es diminum sekaligus dalam jumlah banyak. Lambung yang kosong belum punya asupan makanan untuk menahan suhu dingin tersebut. Jika minum sedikit demi sedikit, rasa perih biasanya tidak muncul atau jauh lebih ringan. Setelah beberapa menit, suhu air juga akan mengikuti suhu tubuh.

2. Cara meneguk menentukan apakah perut terasa kembung atau tidak

ilustrasi minum air es
ilustrasi minum air es (vecteezy.com/Suriyawut Suriya)

Saat buka puasa, banyak orang langsung meneguk minuman dingin dalam sekali tarik karena haus berat. Kebiasaan ini bisa membuat lambung tiba-tiba terisi penuh oleh cairan sekaligus udara yang ikut tertelan. Udara tersebut dapat menumpuk dan memicu rasa begah, sendawa, bahkan nyeri ringan. Inilah alasan mengapa perut kadang terasa keras setelah minum air es terlalu cepat.

Jika minum dilakukan perlahan, udara yang masuk ke lambung jauh lebih sedikit. Cairan juga punya waktu untuk bergerak turun secara bertahap. Perut tidak langsung terasa penuh sehingga tubuh tetap nyaman saat lanjut makan. Cara sederhana ini sering dianggap sepele, padahal sangat berpengaruh. Banyak keluhan setelah minum es sebenarnya berasal dari kebiasaan meneguk terlalu cepat.

3. Air es tidak membuat makanan sulit diserap tubuh

ilustrasi air es
ilustrasi air es (vecteezy.com/NARONG KHUEANKAEW)

Ada anggapan bahwa minum air dingin saat buka puasa bisa membuat makanan tidak terserap dengan baik. Faktanya, penyerapan nutrisi terjadi di usus, bukan di lambung. Suhu minuman tidak bisa menghentikan proses tersebut. Setelah beberapa saat, suhu air akan menyesuaikan dengan tubuh sebelum makanan diproses lebih lanjut.

Masalah justru muncul jika air es diminum terlalu banyak sebelum makan. Lambung akan terasa penuh sehingga porsi makanan menjadi jauh lebih sedikit. Akibatnya, energi yang masuk ke tubuh tidak cukup. Kondisi ini sering membuat tubuh terasa cepat lemas setelah tarawih. Jadi, yang perlu diperhatikan adalah jumlah minum sebelum makan, bukan dinginnya air.

4. Orang dengan maag biasanya lebih sensitif terhadap minuman dingin

ilustrasi maag
ilustrasi maag (vecteezy.com/nuttawan jayawan)

Tidak semua orang merasakan efek yang sama setelah minum air es saat buka puasa. Mereka yang punya riwayat maag sering lebih mudah merasakan nyeri setelah minum minuman yang sangat dingin. Hal ini terjadi karena suhu ekstrem bisa memicu lambung menghasilkan asam lebih cepat. Sensasi yang muncul biasanya berupa perih, panas di ulu hati, atau rasa mual.

Sebaliknya, orang yang tidak memiliki masalah lambung biasanya tetap nyaman minum air es. Tubuh dapat menyesuaikan suhu cairan secara alami tanpa keluhan berarti. Karena itu, tidak ada larangan mutlak untuk semua orang. Penting untuk melihat kondisi tubuh masing-masing. Jika setelah minum es sering muncul nyeri, sebaiknya mulai mengatur kebiasaan tersebut.

5. Waktu minum menentukan apakah perut terasa nyaman atau malah kaget

ilustrasi minum air es
ilustrasi minum air es (vecteezy.com/Suriyawut Suriya)

Minum air es tepat saat azan memang terasa paling menyegarkan. Namun, kondisi lambung saat itu masih benar-benar kosong. Jika langsung diisi minuman yang sangat dingin, perut bisa terasa kaget karena perubahan suhu mendadak. Inilah alasan sebagian orang merasa perih setelah tegukan pertama.

Baiknya mulai buka puasa dengan air biasa bukan air es atau makanan ringan terlebih dahulu. Setelah lambung terisi, barulah minuman air es. Cara ini membantu tubuh menyesuaikan diri secara bertahap. Jadi, bukan berarti kalau buka puasa langsung minum air es artinya dilarang, ya hanya saja perlu diatur waktunya.

Minum air es saat buka puasa sebenarnya tidak otomatis berbahaya selama dikonsumsi dengan cara yang tepat dan sesuai kondisi tubuh. Faktor seperti kecepatan minum, jumlah cairan, serta waktu konsumsi jauh lebih berpengaruh daripada sekadar suhu minuman. Setelah mengetahui hal ini, apakah kebiasaan minum air es saat buka puasa masih perlu ditakuti atau justru cukup diatur cara menikmatinya?

Referensi:

"Can You Drink Water When Fasting?" Healthline. Diakses pada Februari 2026

"Do not immediately drink ice when breaking the fast, here are the tips to be safe for digestion" UNESA. Diakses pada Februari 2026

"Is drinking cold water bad for a person?" Medical News Today. Diakses pada Februari 2026

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us

Latest in Health

See More
Apakah Donor Darah Sakit?

Apakah Donor Darah Sakit?

03 Mar 2026, 03:06 WIBHealth