Setelah mengalami serangan jantung, pasien mungkin masih perlu kontrol rutin, pemeriksaan kolesterol, obat, dan rehabilitasi. Dalam pendekatan volume-based, perhatian sistem lebih banyak tertuju pada layanan yang diberikan, misalnya berapa kali pasien diperiksa atau tindakan dilakukan. Salah satu bentuk pembayaran yang umum dikaitkan dengan pendekatan ini adalah fee-for-service, yang mana penyedia layanan dibayar untuk setiap layanan, seperti konsultasi, tes darah, atau rawat inap.
Dalam value-based healthcare, perhatian bergeser ke hasil (outcome) yang dirasakan pasien. Contohnya, apakah kondisinya membaik, risiko komplikasi berkurang, dan mampu kembali menjalani aktivitas harian. Biaya tetap diperhitungkan, tetapi bukan satu-satunya ukuran. Value di sini dapat mencakup hasil kesehatan, pengalaman pasien, dan sumber daya yang dipakai.
Table of Content
Aspek | Volume-based | Value-based |
|---|---|---|
Fokus | Jumlah layanan atau tindakan | Hasil kesehatan pasien dan sumber daya yang digunakan |
Ukuran keberhasilan | Layanan diberikan | Kondisi, mutu, dan pengalaman pasien |
Pembayaran | Dalam model fee-for-service, setiap layanan dibayar satu per satu | Sejumlah program mengaitkan pembayaran dengan mutu atau hasil |
Kedua istilah ini tidak selalu menunjuk satu cara pembayaran yang seragam. Value-based healthcare juga lebih luas daripada skema insentif bagi penyedia layanan. Pendekatan ini melibatkan cara layanan dirancang dan penilaian hasilnya.
