Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Makan 4–6 Porsi Whole Grain Sehari Kurangi Risiko Penyakit Jantung

3 min read
Makan 4–6 Porsi Whole Grain Sehari Kurangi Risiko Penyakit Jantung
ilustrasi makan gandum, whole grain, whole wheat (pexels.com/cottonbro studio)
  • Analisis 87 uji klinis menemukan perbaikan sejumlah faktor risiko penyakit jantung setelah konsumsi biji-bijian utuh (whole grain).

  • Manfaat terbesar terlihat pada sekitar 60–100 gram berat kering sehari, setara kurang lebih 4–6 porsi.

  • Efeknya umumnya kecil, dan penelitian belum menguji penurunan kejadian serangan jantung secara langsung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semangkuk oatmeal saat sarapan atau roti gandum utuh untuk bekal bisa menjadi cara sederhana menambah asupan biji-bijian utuh atau whole grain dalam menu sehari-hari. Kelompok makanan ini menyediakan serat, vitamin, dan mineral yang membantu mendukung kesehatan.

Kini, analisis 87 uji klinis dengan 6.529 peserta memperkuat bukti manfaatnya bagi kesehatan jantung. Penelitian yang baru terbit dalam European Heart Journal ini menemukan perbaikan beberapa faktor risiko, termasuk kolesterol, tekanan darah, dan gula darah.

  1. 1. Apa yang dimaksud dengan biji-bijian utuh?

    Biji-bijian utuh masih mempertahankan tiga bagian bijinya, yaitu lapisan luar yang tinggi serat, lembaga atau bakal tunas/embrio biji, dan bagian dalam yang terutama mengandung pati.

    Contohnya oat, beras merah yang masih mempertahankan lapisan bekatul, serta gandum utuh.

    Pada beras putih dan tepung terigu biasa, sebagian bagian tersebut dibuang saat pengolahan. Akibatnya, kandungan serat dan sejumlah zat gizinya berkurang.

    Biji-bijian utuh juga bisa berbentuk tepung atau roti, selama seluruh bagian bijinya tetap dipertahankan.

  2. 2. Manfaatnya mencakup beberapa faktor risiko sekaligus

    Studi tersebut menemukan penurunan berat badan, lingkar pinggang, kolesterol total, kolesterol LDL (alias kolesterol jahat), trigliserida, gula darah puasa, dan tekanan darah sistolik—angka atas pada pengukuran tekanan darah. Namun, besar perbaikannya umumnya kecil.

    Sebagai gambaran, analisis memperkirakan setiap kenaikan asupan 48 gram biji-bijian utuh kering per hari berkaitan dengan penurunan LDL sekitar 0,07 mmol/L atau 2,7 mg/dL dan tekanan darah sistolik sekitar 0,82 mmHg. Angka ini merupakan estimasi gabungan, sehingga hasil pada setiap orang bisa berbeda.

  3. 3. Seberapa banyak 4–6 porsi?

    Semangkuk oatmeal berbahan whole grains disajikan sebagai sarapan sehat bersama aneka potongan buah segar.
    ilustrasi sarapan oatmeal whole grains dan buah (unsplash.com/Caroline Attwood)

    Untuk banyak indikator, manfaat terbesar terlihat pada sekitar 60–100 gram biji-bijian utuh dalam berat kering sehari, yang oleh peneliti diperkirakan setara 4–6 porsi. Berat ini merujuk pada kandungan biji-bijian utuh, bukan berat nasi matang atau seluruh produk makanan.

    Rentang tersebut bukan target wajib bagi semua orang. Penerapannya perlu mempertimbangkan kebiasaan makan dan makanan yang digantikan. Data pada konsumsi sangat tinggi juga masih terbatas.

  4. 4. Coba mulai dengan mengganti sebagian makanan pokok

    Kalau mau memperbanyak asupan biji-bijian utuh dalam pola makan hari, kamu bisa mengganti produk biji-bijian olahan dengan versi utuh yang sedikit diproses.

    Misalnya, mengganti roti putih dengan roti gandum utuh, atau secara bertahap mengganti nasi putih dengan nasi merah atau cokelat.

    Saat membeli produk kemasan, cek daftar bahan. Warna cokelat pada roti saja tidak memastikan bahan utamanya gandum utuh atau biji-bijian utuh.

    Sebagian besar uji berlangsung singkat, dengan median delapan minggu. Penelitian ini menilai faktor risiko, sehingga belum membuktikan langsung bahwa makan 4–6 porsi sehari mengurangi kejadian serangan jantung. Manfaat jangka panjangnya masih perlu diteliti lebih lanjut.

    Referensi

    Mayo Clinic, “Whole Grains: Hearty Options for a Healthy Diet,” diakses September 2026.

    Cecilie Kyrø, Anne Tjønneland, and Anja Olsen, “Whole Grains and Cardiometabolic Health: Strong Evidence, New Questions in an Ultra-Processed World,” European Heart Journal, published online September 15, 2026, ehag724, https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehag724.

    Sina Naghshi et al., “Whole-Grain Consumption and Cardiometabolic Risk: A Meta-Analysis of Randomized Trials,” European Heart Journal, published online September 15, 2026, ehag519, https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehag519.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More