ilustrasi melakukan wall sit (magnific.com/magnific)
Setelah empat minggu pertama, kelompok latihan mengalami penurunan tekanan darah sistolik rata-rata sekitar 9,45 mmHg dibandingkan kelompok kontrol. Tekanan darah diastolik—angka bawah pada hasil pengukuran—juga turun rata-rata 5,47 mmHg.
Pada minggu ke-8, kelompok yang tetap berlatih tiga kali seminggu mencatat penurunan sistolik terbesar dari nilai awal, yakni sekitar 13,73 mmHg. Angka pada kelompok yang berlatih dua kali seminggu turun sekitar 6,95 mmHg, sementara kelompok satu kali seminggu turun sekitar 6,56 mmHg. Kelompok yang berhenti berlatih kehilangan sebagian manfaat awalnya.
Angka tersebut adalah rata-rata kelompok dalam penelitian, bukan jaminan bahwa tekanan darah setiap orang akan turun sebesar itu. Selain itu, pada akhir studi, perbedaan tekanan darah diastolik tidak lagi bermakna secara statistik dibanding kelompok kontrol. Hasil yang bertahan terutama terlihat pada tekanan darah sistolik dan, pada kelompok yang berlatih tiga kali seminggu, beberapa ukuran fungsi kardiovaskular lainnya.