Apresiasi Peran Guru Mengaji, Kemenag Siapkan Beasiswa PJJ Keagamaan

- Kemenag memberikan beasiswa Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Keagamaan sebagai bentuk apresiasi terhadap peran penting guru mengaji dalam memperkuat moral dan karakter bangsa.
- Menag Nasaruddin Umar menegaskan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru mengaji, termasuk akses perlindungan sosial seperti BPJS agar profesi ini lebih dihargai.
- Program Beasiswa PJJ Keagamaan dibuka 1 April–31 Mei 2026 bagi pendidik pesantren dan LPQ dengan sistem kuliah daring di UIN Siber Syekh Nurjati.
Jakarta, IDN Times - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengapresiasi peran guru mengaji Al-Qur’an. Oleh karena itu, Kementerian Agama (Kemenag) pun memberi apresiasi berupa beasiswa Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Keagamaan.
Menurutnya, guru mengaji merupakan salah satu elemen penting dalam memperkuat fondasi moral bangsa. Keberadaan mereka berkontribusi besar dalam menjaga kehidupan beragama dan karakter sosial masyarakat.
“Peran guru mengaji adalah bagian dari fondasi penting kehidupan berbangsa yang harus terus diperkuat,” ujar Nasaruddin saat memberi sambutan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (2/5/2026).
1. Berkomitmen perhatikan kesejahteraan guru mengaji

Nasaruddin berkomitmen untuk memperhatikan kesejahteraan guru ngaji, termasuk dukungan perlindungan sosial. Apalagi, peran guru mengaji tidak cuma mengajar baca Al-Qur’an, tetapi juga menjaga nilai, martabat, dan keberlanjutan tradisi keilmuan Islam.
"Kita terus mendorong agar para guru ngaji mendapat perhatian yang lebih baik, termasuk akses perlindungan seperti BPJS,” kata Nasaruddin.
2. Peran guru mengaji bentuk fondasi keagamaan

Lebih lanjut, Nasaruddin mengingatkan bahwa guru mengaji memegang peran penting dalam membentuk fondasi keagamaan generasi muda. Menurutnya, menjaga Al-Qur’an termasuk memastikan nilai dan pesan yang terkandung di dalamnya tetap hidup.
“Menjaga kalam berarti menjaga agar Al-Qur’an terus dipahami, diamalkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Kalian termasuk orang-orang terbaik karena memilih jalan belajar dan mengajarkan Al-Qur’an,” kata Nasaruddin.
3. Tentang beasiswa PJJ Keagamaan

Kemenag saat ini tengah menggencarkan program Beasiswa Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Keagamaan. Beasiswa ini disiapkan bagi para pendidik di lingkungan pesantren dan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ).
Pendaftaran Program Beasiswa PJJ Keagamaan dibuka mulai 1 April hingga 31 Mei 2026. Pilihan yang tersedia adalah program studi Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Pendidikan Agama Islam di UIN Siber Syekh Nurjati.
“Program beasiswa ini dirancang khusus agar ustaz dan ustazah bisa kuliah tanpa meninggalkan tugas mengajar. Sistemnya fleksibel, berbasis daring, sehingga tetap bisa mengabdi di masyarakat,” jelas Kasubdit Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an Aziz Syafiuddin.


















