Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Puan Sebut Sidang Tahunan MPR Tak Ada Lagi Hiburan dan Joget-Joget

Puan Sebut Sidang Tahunan MPR Tak Ada Lagi Hiburan dan Joget-Joget
Sidang tahunan MPR 2025 (dok. YouTube DPR RI)
  • Puan Maharani memastikan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 akan berlangsung khidmat serta tertib.
  • Anggota DPR diminta lebih introspeksi, menjaga sikap, dan fokus selama agenda kenegaraan berlangsung.
  • Persiapan di Gedung Kura-Kura telah mencapai 80 persen, dengan sidang dijadwalkan pada 14 Agustus 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah Sidang Tahunan MPR 2026 harus berlangsung khidmat?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Ketua DPR RI, Puan Maharani, memastikan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 akan berlangsung khidmat dan tertib. Ia mengatakan seluruh anggota DPR akan lebih introspeksi serta menjaga sikap selama mengikuti agenda kenegaraan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Puan saat mengecek kesiapan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Ketua DPD RI. Menurutnya, persiapan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, telah mencapai 80 persen.

"Jadi insyaallah nanti pada hari H kami semua akan tentu saja akan lebih introspeksi, lebih khidmat, akan lebih bisa menjaga diri kami untuk bisa lebih fokus dalam mengikuti acara kenegaraan tersebut," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2026).

Sidang Tahunan MPR 2026 dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026, mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB. Agenda kemudian dilanjutkan setelah salat Jumat dengan sidang paripurna penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) beserta Nota Keuangan pada pukul 14.30 WIB.

  1. 1. Puan: Anggota DPR akan lebih introspeksi

    Puan Sebut Sidang Tahunan MPR Tak Ada Lagi Hiburan dan Joget-Joget
    Ketua DPR Puan Maharani dalam sidang tahunan MPR RI tahun 2025 (Tangkap layar TV Parlemen)

    Puan menanggapi sorotan terhadap anggota DPR yang berjoget dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR tahun lalu. Ia menjelaskan, aksi tersebut terjadi secara spontan ketika anggota dewan mengekspresikan kegembiraan setelah agenda resmi selesai.

    Menurut Puan, selama presiden menyampaikan pidato kenegaraan maupun pidato terkait RAPBN, anggota DPR tetap mengikuti acara dengan khidmat.

    "Hanya saat kemudian mendengarkan lagu di saat penyampaian pidatonya sudah selesai, ya itu karena spontan. Jadi tidak ada hal yang kemudian membuat kami sepertinya tidak menghargai, tidak menghormati dalam acara yang harusnya dilakukan secara khidmat atau resmi, karena memang acara resminya sudah selesai," katanya.

    Meski demikian, Puan memastikan anggota DPR akan melakukan introspeksi agar pelaksanaan Sidang Tahunan MPR tahun ini dapat berjalan lebih khidmat. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus dan sikap selama mengikuti acara kenegaraan tersebut.

  2. 2. Merayakan kemerdekaan tetap boleh dengan gembira

    Puan Sebut Sidang Tahunan MPR Tak Ada Lagi Hiburan dan Joget-Joget
    Ketua DPR Puan Maharani dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 (ANTARAFOTO/Rivan Awal Lingga)

    Puan mengatakan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia tetap dapat dilakukan dengan suasana gembira. Menurutnya, ekspresi kegembiraan tidak berarti mengurangi rasa hormat terhadap agenda kenegaraan.

    "Dalam menyambut hari kemerdekaan harusnya kan kita bisa menyambutnya dengan gembira ya," ujar dia.

    Puan berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat berlangsung aman, lancar, dan tertib. Ia juga meminta agar tidak ada hal-hal yang mengganggu rangkaian acara kenegaraan.

    "Namun ya tentu saja ada saat bagaimana mengekspresikan diri dalam mengekspresikan bahwa ini adalah hari kemerdekaan ya tentu saja boleh dong kalau kemudian kami juga merasa gembira bahwa Indonesia alhamdulillah sudah merdeka 81 tahun," katanya.

  3. 3. Persiapan Sidang Tahunan MPR capai 80 persen

    Puan Sebut Sidang Tahunan MPR Tak Ada Lagi Hiburan dan Joget-Joget
    Ketua DPR RI, Puan Maharani Ungkap Alasan Megawati Absen Sidang Tahunan MPR 2025 (IDN Times/Amir Faisol)

    Puan menyampaikan persiapan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR 2026 di Gedung Kura-Kura telah mencapai sekitar 80 persen. Persiapan terakhir akan dilakukan sehari sebelum pelaksanaan.

    "Kemudian besok persiapan terakhir dan hari Jumat insyaallah semuanya sudah siap untuk bisa melaksanakan hal-hal yang memang sudah kami siapkan dari jauh-jauh hari bersama dengan rekan DPR dan DPD," kata dia.

    Puan menjelaskan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR tahun ini digelar pada 14 Agustus 2026, bukan 16 Agustus seperti yang lazim dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Menurut Puan, penjadwalan tersebut menyesuaikan ketentuan bahwa agenda tersebut dilaksanakan pada hari kerja.

    "Jadi bukan dipindahkan, memang sesuai dengan aturan dilaksanakan pada hari kerja," ujarnya.

    Puan menyebut hampir 1.200 undangan akan menghadiri rangkaian agenda tersebut. Para undangan berasal dari berbagai kalangan, termasuk mantan presiden dan mantan wakil presiden, duta besar, menteri, menteri koordinator, kepala lembaga, serta penerima manfaat sejumlah program pemerintah.

    Selain itu, Presiden Prabowo Subianto memiliki delapan tamu undangan khusus yang terdiri dari pelajar dan kalangan lainnya.

    Sementara itu, Puan mengatakan kehadiran mantan presiden dan mantan wakil presiden, termasuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, masih dalam proses konfirmasi.

    "Konfirmasi kehadiran dari mantan presiden dan mantan wakil presiden masih kami konfirmasi terus. Belum fix, mungkin besok terakhir. Tapi semuanya mantan presiden dan mantan wakil presiden kita undang," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More