Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BNN Sita Aset Senilai Rp39,95 Miliar dari Bandar Sabu Kampung Bahari

BNN Sita Aset Senilai Rp39,95 Miliar dari Bandar Sabu Kampung Bahari
Konferensi pers penangkapan bandar narkoba inisal M di Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
  • BNN menyita aset senilai Rp39,95 miliar dan uang tunai Rp1,277 miliar dari pengembangan dugaan TPPU M alias bos gendut.
  • Bos gendut ditangkap di sebuah salon kecantikan di Mangga Besar setelah petugas mengintainya dari Kampung Bahari.
  • Operasi BNN dan Polda Metro Jaya di Kampung Bahari mendapat perlawanan, hingga seorang anggota Polri terluka di bawah mata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang perlu diprioritaskan dalam penanganan Kampung Bahari?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita sejumlah barang bukti dalam penangkapan terhadap gembong narkoba Kampung Bahari, Jakarta Utara, berinisial M alias bos gendut. Salah satunya aset senilai Rp39,95 miliar.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, mengatakan, selain kasus narkoba, pihaknya juga turut menyelidiki soal dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga dilakukan bos gendut.

"Dari hasil pengembangan terhadap yang bersangkutan, terhadap bos gendut atau MR tersebut, kita sudah bisa mengembangkan TPPU-nya yang sudah berhasil kita sita. Ada uang cash sebesar Rp1,277 miliar, kemudian dikembangkan dalam beberapa aset yang sudah kita hitung kurang lebih sebesar Rp39,950 miliar," kata Roy dalam jumpa persnya, Kamis (13/8/2026).

Bos gendut merupakan buronan dalam kasus narkoba terkait kepemilikan sabu seberat 98 kilogram yang diungkap pada 7 November 2025.

Bos gendut berhasil ditangkap pada Rabu (12/8/2026) malam di sebuah salon kecantikan di Mangga Besar, Jakarta Barat. Penangkapan bos gendut dilakukan setelah petugas mengintai tersangka saat keluar dari Kampung Bahari menuju ke Mangga Besar.

Setelah menangkap bos gendut, BNN melakukan pengembangan dan melaksanakan operasi bersama Polda Metro Jaya di Kampung Bahari pada Kamis pagi tadi.

Dalam operasi tersebut, petugas sempat mendapat perlawanan dari para loyalis bos gendut yang ada di Kampung Bahari. Alhasil, seorang anggota Polri pun mengalami luka di bagian bawah mata.

"Kami tetap akan melaksanakan operasi terhadap Kampung Bahari karena ada beberapa orang lagi yang masih ada bercokol selain bos G atau bos gendut yang sudah kita amankan," ucap Roy.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More