Buntut Kasus Brigadir J, Kombes Yandri Irsan Jadi Plt Kapolres Jaksel

Jakarta, IDN Times - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran akhirnya menunjuk Kombes Yandri Irsan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel). Yandri akan menggantikan Kombes Budhi Herdi Susianto yang dinonaktifkan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, penunjukan Plt Kapolres Metro Jaksel ini tertuang dalam Sprint Nomor 108/VII/KEP/2022 tertanggal 21 Juli 2022.
"Pada hari ini pukul 14.00 WIB, Bapak Kapolda Metro Jaya telah mengeluarkan surat perintah dengan nomor 108/VII/KEP/2022 tertanggal 21 Juli 2022, tentang pelaksanaan tugas atau Plt Kapolres Metro Jaksel," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/7/2022).
1. Kombes Yandri merupakan Direktur Pam Obvit Polda Metro Jaya

Sebelum ditugaskan di Polda Metro Jaya, Yandri pernah menjabat Kapolres Belu pada 2017-2018. Dia juga pernah menjadi Wadirkrimsus Polda NTT, Dirreskrimsus Polda Sulawesi Utara (Sulut), hingga Direktur Pam Obvit Polda Metro Jaya.
Yandri Irsan juga pernah diusulkan sebagai salah satu kandidat polisi inovatif Hoegeng Awards 2022. Dia diusulkan sebagai kandidat polisi inovatif karena program Belu Anticipation System (BLAST), rumah baca Merah Putih, serta perpustakaan mini untuk anak-anak selama menjabat Kapolres Belu.
2. Kombes Budhi Herdi dinonaktifkan dari Kapolres Jaksel

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit menonaktifkan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto terkait kasus kematian Brigadir J. Ia dinonaktifkan bersama Karo Paminal Divpropam Polri Brigjen Hendra Kurniawan.
“Pertama, menonaktifkan Karo Paminal Brigjen Pol Hendra Kurniawan, kedua Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (20/7/2022).
3. Kombes Budhi sempat menyatakan CCTV rumah Ferdy Sambo rusak

Diketahui, Kapolres Metro Jakarta Selatan, sempat menangani kasus laporan dugaan pelecehan seksual yang menimpa istri Irjen Pol Ferdy Sambo dan laporan dugaan pembunuhan Brigadir J.
Dalam kasus ini, Kombes Budhi sempat menyatakan CCTV di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo rusak sejak dua minggu sebelum kejadian.
Namun, ternyata Tim Khusus Polri yang menangani kasus kematian Brigadir J, menemukan CCTV di jalan sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Dedi menyebut, CCTV ini akan menjelaskan secara lengkap konstruksi kematian Brigadir J yang masih misterius.



















