Cak Imin: Jangan Mudah Didoktrin Survei, Itu Mendoktrin Otak Kita

Jakarta, IDN Times - Calon wakil presiden nomor urut satu Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan, masyarakat jangan mudah didoktrin oleh hasil kumpulan data atau survei dalam proses Pemilu 2024.
"Jangan mudah didoktrin oleh survei, survei itu mendoktrin otak kita. Padahal survei itu ada yang gak jelas sama sekali," kata dia di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (10/2/2024).
Survei terbaru Indikator Politik Indonesia merekam elektabilitas ketiga kandidat capres dan cawapres, menjelang enam hari pencoblosan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Hasilnya, pasangan capres nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih unggul dari dua capres lainnya, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Prabowo-Gibran meraih suara 51,8 persen disusul Anies-Muhaimin memperoleh 24,1 persen, dan Ganjar-Mahfud meraih 19,6 persen suara.
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar berada di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara untuk menyelenggarakan kampanye akbar mereka yang bertajuk "Kumpul Akbar Ber1 Berani Berubah".
Cak Imin mengaku terharu melihat animo masyarakat berbondong-bondong datang ke JIS. Dia mengatatakan, semangat masyarakat luar biasa membara menitipkan Indonesia pada dirinya dan calon presiden Anies Baswedan.
"Luar biasa mereka semangat 45, semangatnya membara mereka teriak-teriak menitipkan Indonesia menitipkan rakyat, menitipkan semua masa depan mereka. Harapan, mereka meminta harapan, mereka membutuhkan harapan, saya sangat terharu," kata dia.
Melihat animo masyarakat yang hadir di JIS, Muhaimin mengaku optimistis memperoleh banyak suara di Pemilu 2024.
"Sangat optimis, ini suara yang betul-betul real mereka menitipkan harapan, menitipkan cita-cita, menitipkan masa depan yang tentu luar biasa. Ini tanda-tanda AMIN menang sangat besar," kata dia.
Muhaimin berharap, AMIN menang dalam satu putaran Pemilu 2024 nanti. "Moga-moga menang satu putaran, tapi kita lihat saja, tapi kita lihat saja, tapi semangat luar biasa," katanya.
Demi bisa masuk ke JIS, Cak Imin mengaku harus berjalan kaki sejauh tiga setengah kilo meter dan berhimpit-himpitan dengan rakyat.
"Basah kuyup (pakaian karena keringat) total alhamdulillah jalan tiga kilometer setengah, posisi himpit-himpitan," katanya.
Baca berita terbaru terkait Pemilu 2024, Pilpres 2024, Pilkada 2024, Pileg 2024 di Gen Z Memilih IDN Times. Jangan lupa sampaikan pertanyaanmu di kanal Tanya Jawab, ada hadiah uang tunai tiap bulan untuk 10 pemenang.


















