Cara Aman Hidup Berdampingan dengan Hewan Liar

Jakarta, IDN Times – Kasus yang menimpa seorang wanita bernama Wan Tiba yang tewas dimangsa ular di Sulawesi Tenggara mengingatkan kita untuk hidup lebih mawas diri saat tinggal berdampingan dengan alam liar.
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sekaligus Kepala Laboratorium Herpitologi Puslit Biologi, Amir Hamidy, mengatakan awareness yang tinggi diperlukan bagi mereka yang hidup berdampingan dengan alam liar.
“Agar kita bisa mendeteksi keberadaan ular tersebut misalnya. Mengetahui jarak serang si ular tersebut, misal dalam jarak 1 meter sudah bisa dideteksi untuk tidak dekat dengan lokasi tersebut,” ujarnya saat dihubungi IDN Times, Selasa(19/6).
1.Jangan beraktivitas di malam hari

Amir menyarankan bagi masyarakat yang tinggal di lingkungan yang dekat dengan alam lliar untuk tidak melakukan banyak aktivitas pada malam hari. Ia mengingatkan kasus perempuan yang tewas dimangsa ular di Sulawesi Tenggara. Kejadian itu berlangsung pada malam hari.
Ular piton, kata Amir, lebih banyak berkeliaran pada malam hari. Sehingga jika masyarakat banyak beraktivitas di malam hari, akan sangat memungkinkan bertemu dengan hewan-hewan liar tersebut.
“Perlu untuk mawas diri, bahwa kita berada atau tinggal di zona yang berkontak langsung dengan alam liar. Jadi jangan mengganggap kalau itu adalah desa atau kota. Karena biar bagaimana pun tempat itu, bisa saja menjadi habitat para hewan liar dulu. Jangan pula untuk beraktivitas di malam hari. Lebih baik beraktivitas pada siang harinya,” jelasnya.
2.Jika terpaksa keluar malam hari, ajak anjing untuk bantu mendeteksi bahaya

Jika terpaksa harus keluar pada malam hari, ada baiknya mereka mengajak seekor anjing untuk menemani. Sebab anjing memiliki kemampuan untuk mendeteksi bahaya melalui indera mereka. Jadi jika ada makhluk asing yang mendekat, maka anjing tersebut akan langsung menggonggong.
“Kalau kita beraktivitas malam hari untuk ke hutan misalnya, bawalah anjing karena mereka memiliki insting yang bisa mendeteksi bahaya. Jika terjadi ancaman bahaya, anjing-anjing tersebut yang akan tahu lebih dulu,” jelasnya.
3.Tetap waspada terhadap hewan liar

Dimana pun dan kapan pun, kita tetap harus waspada terhadap segala ancaman bahaya yang datangnya dari hewan-hewan liar yang mungkin ditemui. Salah satu cara yang bisa dilakukan jika bertemu ular di alam liar, misalnya, adalah mundur.
“Kalau kita bertemu dengan ular kan secara insting kita akan lari atau membunuh ularnya tersebut. Namun, kalau kita lebih aware dengan lingkungan di sekitar kita, maka kita jauh lebih peka untuk menghindari tempat-tempat yang menjadi habitatnya,” ujarnya.
Baca Juga: Alternatif Wisata Keluarga, Food Junction Naik 2.000 Pengunjung












![[QUIZ] Menurutmu Andrie Yunus Diteror karena Motif Pribadi atau Bukan?](https://image.idntimes.com/post/20260325/upload_2b9b957f1322ac600bb4db96b8a0efba_b6dc01e5-de83-4416-89bc-27e4f57b06d0.jpg)






