CEK FAKTA: Hashim Adik Prabowo Ajak Warga Gabung Grup WA

- Faktanya tidak benar: Juru Bicara Hashim menegaskan ajakan investasi tersebut adalah hoaks.
- Segala bentuk yang mengatasnamakan Hashim di media sosial tidak benar: Akun palsu menggunakan nama dan foto Hashim untuk promosi saham.
- Jubir Hashim imbau masyarakat untuk tidak mudah percaya: Masyarakat diminta waspada terhadap modus penipuan yang mencatut nama Hasim.
Jakarta, IDN Times - Beredar sebuah unggahan di media sosial, khususnya di grup Facebook, yang mencatut nama dan foto pengusaha sekaligus adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo.
Narasi dalam unggahan tersebut menyebutkan, Hashim mengajak masyarakat untuk bergabung ke dalam sebuah grup WhatsApp (WA). Dalam ajakan tersebut, akun yang mengatasnamakan Hashim berjanji akan memberikan rekomendasi saham yang bisa dibeli oleh anggota grup.
"Bergabung gratis ke grup WhatsApp saya dan terima 1 sampai 3 rekomendasikan saham berkualitas per hari dengan akurasi 98 persen," tulis narasi di Facebook.
1. Faktanya tidak benar

Terkait hal itu, Juru Bicara Hashim S. Djojohadikusumo, Ariseno Ridhwan, menegaskan bahwa informasi dan ajakan investasi tersebut adalah tidak benar alias hoaks. Dia mengatakan, Hashim tidak memiliki akun media sosial dan tidak pernah menawarkan investasi secara terbuka di platform digital.
"Bapak Hashim S. Djojohadikusumo tidak memiliki maupun mengelola akun media sosial dalam bentuk apa pun, dan tidak pernah memberikan kuasa kepada pihak mana pun untuk melakukan kegiatan promosi, pengumpulan dana, atau penawaran investasi atas nama Beliau," ujar Ariseno dalam keterangan tertulisnya.
2. Segala bentuk yang mengatasnamakan Hashim di media sosial tidak benar

Lebih lanjut, Ariseno menyatakan, segala akun yang menggunakan nama, foto, video, atau citra diri Hashim untuk kepentingan promosi saham atau investasi adalah akun palsu.
"Dengan demikian, setiap akun yang menggunakan nama, foto, video, atau citra diri Bapak Hashim untuk kepentingan apa pun, termasuk ajakan berinvestasi, adalah akun palsu dan tidak memiliki hubungan dengan Beliau," kata dia.
3. Jubir Hashim imbau masyarakat untuk tidak mudah percaya

Ariseno mengimbau masyarakat agar waspada dan tidak mudah percaya terhadap modus penipuan. Masyarakat diminta untuk tidak merespons atau melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang mencatut nama Hasim.
"Segala aktivitas, unggahan, maupun pernyataan yang muncul dari akun-akun yang mengatasnamakan Bapak Hashim tidak berasal dari Beliau serta berada di luar tanggung jawab kami," ujar Ariseno.
Dengan bantahan tersebut, fakta Hashim mengajak warga untuk masuk grup WhatsApp tidak benar alias hoaks.


















