Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

CFD Jakarta Tetap Berjalan, tapi Sepi

IMG_7231.jpeg
Kawasan Bundaran HI lengang akan pergerakan masyarakat, Minggu (31/8/2025). (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Intinya sih...
  • Banyak yang takut CFD karena demo: Pedagang dan warga khawatir akan kericuhan usai demo besar-besaran di DPR RI
  • Sejumlah pedagang memilih untuk tidak beraktivitas pagi ini di area CFD
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jakarta pagi ini, Minggu (31/8/2025) tetap berjalan, namun berbeda dengan kondisi biasanya.

Menurut seorang pedagang minuman buah lontar, Siswanto (45) yang menjajakan produknya di depan Halte Tosari, di Jalan M.H. Thamrin mengatakan, kondisi jalanan lebih lengang, dan masyarakat yang beraktivitas lebih sedikit dari biasanya.

"Saya dari jam 6, sampai jam 10, tapi kondisi sepi, gak kayak biasanya," kata Siswanto saat ditemui IDN Times.

1. Khawatir akan demo

IMG_7234.jpeg
Siswanto (45), pedagang minuman dari buah lontar di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (31/8/2025). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Siswanto menilai, masih banyak masyarakat yang memilih tak CFD karena takut kondisinya masih tidak aman usai unjuk rasa besar-besaran di kawasan Gedung DPR RI, dan juga karena aksi Brimob yang melindas pengemudi ojol, Affan Kurniawan dengan rantis.

"Mungkin karena dampak demo ini, jadi orang yang jauh-jauh, biasa lari-lari pagi, gak ada," ujar Siswanto.

Dia mengatakan, banyak pedagang yang juga memilih untuk tidak beraktivitas pagi ini di area CFD.

"Yang jualan juga agak kurang, pada bilang paling sepi," tutur Siswanto.

2. Alasan warga yang tetap pilih CFD

IMG_7236.jpeg
Kondisi jalan M.H Tamrin lengang, hanya sedikit kendaraan yang melintas, Minggu (31/8/2025). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Perbedaan kondisi CFD Jakarta pagi ini juga dirasakan Eki Ismail (58), warga asal Cipete, Jakarta Selatan.

"Perjalanan dari rumah sepi, gak seperti biasanya, sampai di sini juga lengang. Saya lewat SCBD sepi," ucap Eki.

Dia juga menduga, masyarakat masih takut untuk ke pusat kota Jakarta imbas demonstrasi besar-besaran beberapa hari terakhir ini.

"Dan demo itu ada tempat-tempat yang rusuh, mungkin banyak orang yang takut," ujar Eki.

Dirinya memilih untuk tetap bersepeda bersama dua orang temannya untuk melihat situasi pusat kota terkini. Selain itu, memang setiap dua minggu sekali dia dan kedua temannya bersepeda sampai Bundaran HI.

"Kalau saya momen untuk melihat situasi saja sih," tutur Eki.

3. Berharap pemerintah dan DPR berbenah usai demonstrasi besar-besaran

IMG_7217.jpeg
Kondisi Halte TransJakarta Tosari setelah aksi demonstrasi besar-besaran di DPR RI, Minggu (31/8/2025).

Kembali ke Siswanto, dia berharap usai demonstrasi besar-besaran, DPR RI betul-betul berbenah, begitu juga dengan pemerintah. Dia mendesak keadilan bagi masyarakat kecil.

"Ya harapannya itu dibenarinlah DPR, kalau bisa dibubarin saja lah. Kasihan rakyat kecil yang seperti kita, mau cari makan saja susah, apalagi saya penjual kecil," kata Siswanto.

Sementara itu, Eki berharap ke depannya situasi bisa lebih kondusif, dan DPR RI beserta pemerintah bisa menjaga ketentraman.

"Sebetulnya saya penginnya tenang-tenang saja karena banyak masyarakat kecil itu juga terganggu juga. Jadi was-was juga. Kasihan kemarin ribut-ribut sampai ada korban. Mudah-mudahan pemerintah bisa menjaga ini dengan baik," ujar Eki.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us