Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Deretan Pasangan Calon yang Sudah Daftar Pilkada, Mana Jagoan Kalian?

Deretan Pasangan Calon yang Sudah Daftar Pilkada, Mana Jagoan Kalian?
Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah) dan Rano Karno (kiri depan) menyapa warga dan pendukung saat berjalan menuju Kantor KPU DKI Jakarta, Rabu (28/8/2024). (ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan)

Jakarta, IDN Times - Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 telah bergulir. Pasangan calon (paslon) kepala daerah sudah bisa mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) masing-masing sejak Selasa, 27 Agustus.

Sebanyak 37 provinsi di Indonesia akan menggelar pilkada serentak pada 27 November 2024. Hanya Provinsi Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta yang tak menggelar pemilihan gubernur.

Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY, jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY tidak ditentukan lewat pilkada. Gubernur DIY dijabat Sultan atau Raja yang bertakhta di Keraton Yogyakarta, sedangkan Wakil Gubernur DIY dijabat Adipati Paku Alam yang bertakhta.

Hingga hari kedua pendaftaran, Rabu (28/8/2024), sejumlah paslon kepala daerah sudah mendaftar ke KPUD. Berikut rangkuman beberapa paslon yang sudah mendaftar di Pilkada Serentak 2024:

  1. 1. Pramono Anung-Rano Karno vs Ridwan Kamil-Suswono di Jakarta

    Calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil - Suswono saat mendaftar ke KPU DKI Jakarta pada Rabu (28/8/2024). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
    Calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil - Suswono saat mendaftar ke KPU DKI Jakarta pada Rabu (28/8/2024). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

    Pramono Anung-Rano Karno jadi paslon yang pertama mendaftar ke KPU DKI Jakarta, Rabu (28/8/2024). Pasangan yang diusung PDI Perjuangan ini berangkat menggunakan oplet milik Si Doel, karakter yang diperankan Rano Karno di sinetron Si Doel Anak Sekolahan, dari DPP PDI Perjuangan menuju KPU DKI.

    Rombongan Pramono Anung-Rano Karno tiba di KPU DKI sekitar pukul 11.00 WIB. Sejumlah elite PDI Perjuangan terlihat menemani paslon tersebut, seperti eks Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Erico Sotarduga, dan Aria Bima.

    Dalam sambutannya saat menyerahkan berkas ke KPU DKI Jakarta, Pramono menegaskan, mereka paslon yang paling cepat mendaftar meski paling lama dideklarasikan partai. Pramono-Rano siap bertarung merebut suara masyarakat di DKI Jakarta.

    "Syukur Alhamdulillah, pada hari ini paslon Pramono Anung-Rano Karno didaftarkan secara resmi di KPU DKI Jakarta. Walaupun putusannya terlambat, daftarnya paling cepat, dan berani tarung," ucap Pramono di Kantor KPU DKI Jakarta, Senen, Jakpus, Rabu (28/8/2024).

    Sementara itu, Rano Karno sempat menyinggung doa Babeh Sabeni, karakter orangtua Si Doel yang diperankan Benyamin Sueb, yang ingin Doel jadi gubernur.

    "Yang pasti Babeh Sabeni bilang, sekali-kali gue mau lihat lo jadi wakil gubernur, Doel," kata Rano Karno disambut tepuk tangan undangan.

    Sekitar pukul 14.00 WIB, pasangan Ridwan Kamil-Suswono pun tiba di KPU DKI Jakarta. Jagoan yang diusung Koalisi Jakarta Baru ini diiringi ondel-ondel dan pawai partai politik.

    Ridwan Kamil dan Suswono terlihat memakai atasan khas Betawi berwarna putih. Kain bercorak khas Betawi juga menghiasi leher dua orang ini.

    Saat tiba di KPU DKI, Ridwan Kamil juga menegaskan akronim pasangan yang diusung koalisi gemuk ini. Menurutnya, akronim yang dipakai Rido, bukan Rawon.

    Ridwan Kamil menjelaskan, akronim Rido akan dipakai dalam alat peraga kampanye dan sosialisasi.

    "Sudah disepakati itu nama formal. Nanti mungkin alat peraga, sosialisasi akan menggunakan nama itu," kata Ridwan Kamil.

    Eks Gubernur Jawa Barat ini menambahkan, akronim Rido diharapkan sebagai bentuk doa agar mendapat restu tuhan menjadi kepala daerah terpilih.

    "Filosofinya tentu kami berharap ridho Allah SWT. Memberikan ridhonya dalam niat baik kami, dalam kontestasi dengan cara yang baik," imbuh dia.

    Ridwan Kamil dan Suswono didukung Koalisi Jakarta Baru. Koalisi ini dimotori partai politik pendukung presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming di Pilpres 2024.

    Koalisi gemuk itu beranggotakan Partai Gerindra, Golkar, PAN, PKS, NasDem, PKB, PSI, Demokrat, Perindo, PPP, Gelora, Garuda, dan Partai Prima.

    Dari 13 partai politik itu, 10 di antaranya memiliki kursi di DPRD DKI Jakarta berdasarkan hasil Pemilu Legislatif 2024. Hanya Garuda dan Gelora yang tak punya kursi di DPRD DKI Jakarta. 

  2. 2. Airin-Ade didukung Golkar dan PDIP di Pilkada Banten

    Paslon Airin-Ade vs Andra Soni-Dimyati di Pilkada Banten (ANTARA FOTO/Reno Esnir | ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
    Paslon Airin-Ade vs Andra Soni-Dimyati di Pilkada Banten (ANTARA FOTO/Reno Esnir | ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

    Partai Golkar akhirnya mendukung pasangan Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi di Pilkada Banten. Deklarasi dukungan itu dilakukan sehari setelah PDI Perjuangan memberikan surat rekomendasi kepada pasangan Airin-Ade.

    Keputusan ini mengejutkan karena Partai Golkar telah memberikan surat rekomendasi dukungan kepada pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah. Namun, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan, Partai Golkar wajib mendukung Airin yang ingin berlaga di Pilkada Banten.

    "Ibu Airin adalah anak kandung daripada Partai Golkar. Sebagai ibu daripada anak yang melahirkan dan membesarkan, rasanya tidak pas kalau kemudian tidak diantarkan oleh ibu kandungnya untuk ikut berkompetisi," kata Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (27/8/2024).

    Berkat dukungan Partai Golkar itu, Airin-Ade mengantongi dukungan dari tujuh partai politik. Di antaranya PDIP, Golkar, PBB, Partai Buruh, PKN, Partai Ummat, dan Partai Gelora.

    Saat mendaftar di KPUD Banten, Airin mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan parpol. Ia berharap bisa bersama-sama membangun Provinsi Banten.

    "Tidak boleh lagi ada daerah tertinggal, pengalaman saya di Tangerang Raya, Pak Haji Ade di wilayah selatan, semoga bisa menjadi kombinasi yang baik agar Banten maju bersama," kata Airin dalam sambutannya.

    Selain Airin-Ade, ada pasangan Andra Soni-Dimyati yang berlaga di Pilkada Banten. Pasangan ini didukung 10 partai politik, yakni Gerindra, PKS, Demokrat, NasDem, PKB, PAN, PPP, PSI, Garuda, dan Partai Prima.

    Andra Soni mengaku siap bertarung melawan Airin di Banten. 

    "Insya Allah dari awal kan kami sudah menyatakan diri untuk siap bertanding, jadi sebenarnya tidak ada yang berubah dari situasi sebelumnya," kata Andra, Selasa (27/8/2024).

    Pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah sebelumnya dijadwalkan mendaftar ke KPUD Banten pada Rabu. Namun, niat itu diurungkan. Mereka bakal mendaftar ke KPUD Banten pada hari terakhir, Kamis (29/8/2024).

  3. 3. Khofifah-Emil menanti lawan di Pilgub Jatim

    Berkas pendaftaran Khofifah - Emil diterima KPU Jatim. Dok. KPU Jatim
    Berkas pendaftaran Khofifah - Emil diterima KPU Jatim. Dok. KPU Jatim

    Pasangan calon petahana, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak, jadi yang pertama mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur ke KPUD Jawa Timur. Pasangan yang didukung 14 partai politik diantar secara meriah menuju KPUD Jatim.

    Sebelum bertolak ke KPUD Jatim, Khofifah-Emil menggelar doa bersama dan kirab budaya di kediaman Khofifah, Jalan Jemursari 8, Surabaya, Jawa Timur. Lokasi itu dipadati ribuan relawan pendukung Khofifah-Emil.

    Saat mendaftar ke KPUD Jatim, Khofifah membeberkan visi dan misi yang mereka usung.

    "Visi yang kami usung adalah bagaimana mewujudkan Jawa Timur yang adil, makmur, unggul, dan berkualitas SDM-nya menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.

    Dari visi tersebut, Khofifah memerinci, ada sembilan misi yang akan dirangkum dalam Nawa Bhakti Satya II.

    "Nawa Bhakti Satya adalah sembilan program yang kita abdikan untuk memulyakan masyarakat Jawa Timur," kata dia.

    Pasangan Khofifah-Emil diusung koalisi gemuk yang terdiri dari 14 partai politik. Parpol itu terdiri dari delapan partai pemilik kursi DPRD Jatim, dan enam parpol nonparlemen.

    Mereka adalah, Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PKS, PPP, PAN, PSI, NasDem, Perindo, Partai Buruh, Garuda, PBB, PKN, Gelora, dan Partai Prima.

    Hingga hari kedua, Khofifah-Emil merupakan satu-satunya pasangan calon yang mendaftar di Pilkada Jatim. Khofifah masih menanti pasangan calon dari PDI Perjuangan dan PKB yang dikabarkan membuat poros baru.

  4. 4. Perang bintang di Pilkada Jateng

    Paslon Achmad Luthfi-Taj Yasin vs Andika Perkasa-Hendrar Prihadi di Pilkada Jateng (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja | ANTARA FOTO/Makna Zaezar)
    Paslon Achmad Luthfi-Taj Yasin vs Andika Perkasa-Hendrar Prihadi di Pilkada Jateng (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja | ANTARA FOTO/Makna Zaezar)

    Perang bintang tersaji di Pilkada Jawa Tengah. PDI Perjuangan mengusung Jenderal (Purn) TNI Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi. Andika merupakan bekas Panglima TNI, sementara Hendrar adalah eks Wali Kota Semarang.

    Andika dan Hendrar mendaftar ke KPUD Jawa Tengah pada Selasa, 27 Agustus. Jagoan PDI Perjuangan ini tiba di KPUD Jateng sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka menumpangi delman menuju KPUD Jateng.

    Dalam sambutannya di KPUD Jateng, Andika berharap pilkada berjalan aman dan menyenangkan. 

    "Bahwa kita pastikan kontestasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur luwih becik luwih nyenengke (lebih baik dan lebih menyenangkan) jadi kita laksanakan dengan baik dan menggembirakan bagi seluruh masayarakat Jawa Tengah," ucap Andika dalam sambutannya di Gedung KPU Jateng, Selasa (27/8/2024).

    Pada hari kedua, Rabu (28/8/2024), pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen, mendaftar ke KPUD Jawa Tengah. Pasangan yang didukung sembilan partai politik ini didampingi wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka menuju KPUD Jateng.

    Luthfi bukan orang baru di Jawa Tengah. Perwira tinggi berpangkat Komjen yang pernah menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah itu diusung 14 partai politik. 

    Di antaranya, Gerindra, Golkar, PAN, PKS, PKB, PPP, NasDem, Demokrat, PSI, Partai Buruh, PBB, Partai Garuda, PKN, dan Prima.

    Saat memberikan sambutan, Ahmad Luthfi sangat berterima kasih telah diterima baik oleh KPUD Jateng.

    "Ini sesuai motonya luweh becik, luweh nyenengke. Kami akan menuruti apa yang jadi peraturan KPU dan tidak akan melakukan pelanggaran," ungkapnya.

  5. 5. Bobby Nasution vs Edy Rahmayadi di Sumut

    Paslon Bobby Nasution vs Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut (ANTARA FOTO/Ganda Pambudi | ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
    Paslon Bobby Nasution vs Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut (ANTARA FOTO/Ganda Pambudi | ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

    Sejumlah relawan tumpah ruah menyambut kedatangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Bobby Nasution-Surya, di rumah pemenangan, Rabu (28/8/2024) siang. Bobby dan Surya kompak mengenakan kaos baseball.

    Bersama sang istri, Kahiyang Ayu, Bobby sempat menyapa relawan yang menamai diri Bobby Lovers di rumah pemenangan. Sebelum berangkat menuju KPUD Sumatra Utara, Bobby dan Surya menggelar doa bersama.

    Pasangan Bobby-Surya didukung sembilan partai politik. Di antaranya, Partai Golkar, Gerindra, PKS, PKB, NasDem, PSI, PPP, Perindo, dan PPP.

    Bobby takjub dengan sambutan para relawan yang mengiringinya ke KPUD Sumut. Tak cuma relawan, para petinggi parpol juga hadir.

    "Di luar ekspektasi saya, kehadiran relawan ternyata sangat banyak," ujar Bobby Nasution menyapa para pendukungnya.

    Bobby meminta seluruh relawan mendoakannya menang di Pilkada Sumut. Menantu Presiden Joko "Jokowi" Widodo itu berjanji Sumut bisa terlepas dari predikat tertinggal jika terpilih sebagai gubernur.

    "Sumut ini harus bisa menjamin, Sumut harus bisa memastikan rakyatnya untuk dapat akses kesehatan. Di awal langkah ini, kalau dipercaya mudah-mudahan dalam masa 3 tahun, semua masyarakat Sumut bisa berobat pakai KTP," janjinya sebelum bergerak ke KPU Sumut.

    Sementara itu, pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala yang didukung empat partai politik akan mendaftar ke KPUD Sumut pada hari terakhir, Kamis (29/8/2024). Pasangan ini didukung PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai Ummat, dan Partai Buruh.

    "Hari Kamis, 29 Agustus 2024, mendaftarkan diri pak Edy Rahmayadi," kata Komisioner KPUD Sumut Robby Effendy.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More