Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Elektabilitas Kaesang di DKI Anjlok, PSI: Pencalonan Pilkada Dinamis

Elektabilitas Kaesang di DKI Anjlok, PSI: Pencalonan Pilkada Dinamis
Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep saat silaturahmi dengan warga di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Instagram/PSI)
  • Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina, buka suara tentang elektabilitas Kaesang Pangarep jelang Pilkada DKI Jakarta 2024.
  • PSI masih memantau dan menganalisis dinamika yang terjadi serta melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak untuk memastikan kandidat terbaik.
  • Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Kaesang hanya satu persen, jauh di bawah Anies Baswedan yang mencapai 29,8 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina buka suara terkait anjloknya elektabilitas Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep jelang Pilkada DKI Jakarta 2024.

Elva menjelaskan, pencalonan Kaesang di Pilkada DKI Jakarta masih dinamis. Selama belum ada keputusan final, maka segala kemungkinan masih bisa terjadi.

"Terkait dengan pencalonan Mas Kaesang di Pilkada Jakarta, kami ingin menyampaikan bahwa situasi ini masih bersifat dinamis dan belum ada keputusan final," kata dia kepada IDN Times, Rabu (17/7/2024).

  1. 1. PSI terus pantau dan menganalisa dinamika jelang pilkada

    Ketua DPW PSI, Elva Farhi Qolbina temui Ketua DPW NasDem, Wibi Andrino di Gedung Akademi Bela Negara (ABN) NasDem (25/6/2024) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
    Ketua DPW PSI, Elva Farhi Qolbina temui Ketua DPW NasDem, Wibi Andrino di Gedung Akademi Bela Negara (ABN) NasDem (25/6/2024) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

    Elva menegaskan, PSI saat ini masih terus memantau dan menganalisa berbagai dinamika yang terjadi. Partai berlambang bunga mawar itu juga aktif melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak, untuk memastikan kandidat yang akan diusung adalah figur terbaik dan paling siap untuk memimpin Jakarta. 

    "Kami juga terus mendengarkan aspirasi masyarakat dan berupaya untuk merumuskan solusi yang efektif dan berkelanjutan bagi permasalahan yang ada," tegasnya.

  2. 2. PSI optimis bisa tingkatkan dukungan dari masyarakat

    Ilustrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
    Ilustrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

    Lebih lanjut, PSI meyakini bahwa dengan kerja keras dan komitmen yang kuat, bisa meningkatkan dukungan dari masyarakat. 

    "Kami tetap optimis dan percaya bahwa dengan kerja keras dan komitmen yang kuat, kami dapat meningkatkan dukungan dari masyarakat dan menghadirkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa Jakarta ke arah yang lebih baik," tutur Elva.

  3. 3. Survei Litbang Kompas ungkap elektabilitas di Jakarta Kaesang cuma satu persen

    Ilustrasi survei (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
    Ilustrasi survei (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

    Adapun hasil survei Litbang Kompas menyebut, elektabilitas Kaesang di Pilkada DKI Jakarta anjlok, terpuruk jauh di bawah mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

    Dalam survei yang digelar pada 15 sampai 20 Juni itu, Kaesang cuma berhasil mengoleksi elektabilitas satu persen.

    Berikut hasil survei elektabilitas Litbang Kompas di Pilkada DKI Jakarta:

    - Anies Baswedan: 29,8 persen

    - Basuki Tjahaja Purnama: 20 persen

    - Ridwan Kamil: 8,5 persen

    - Erick Thohir: 2,3 persen

    - Sri Mulyani: 1,3 persen

    - Tri Rismaharini: 1 persen

    - Heru Budi Hartono: 1 persen

    - Kaesang Pangarep: 1 persen

    - Andika Perkasa: 1 persen

    - Lainnya: 4,3 persen

    - Tidak tahu/tidak jawab: 30 persen.        

Share Article

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More