Gus Ipul Terima Kritik Publik Soal Sepatu Rp27 Miliar

- Gus Ipul menyampaikan terima kasih atas kritik publik terkait pengadaan sepatu sekolah Rp27 miliar dan menegaskan masukan itu penting untuk perbaikan kinerja Kemensos.
- Kemensos berkoordinasi dengan KPK untuk memperkuat langkah pencegahan korupsi agar setiap program berjalan transparan, adil, dan bebas penyimpangan.
- KPK mendukung program pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat namun menekankan pentingnya pengawasan ketat agar tidak terjadi penyelewengan anggaran.
Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial Syaifullah Yusuf mengucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat yang telah memberikan kritik untuk Kementerian Sosial terkait pengadaan sepatu sekolah rakyat yang mencapai Rp27 miliar.
"Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat baik secara langsung maupun lewat media sosial yang telah mengkritisi, yang telah juga memberikan saran, kepada Kementerian Sosial," ucap Gus Ipul di Gedung KPK, Jumat (8/5/2026).
1. Kritik jadi upaya perbaikan Kemensos

Gus Ipul menerima semua koreksi dan kritikan dari publik untuk memperbaiki kinerja Kementerian Sosial untuk melaksanakan program strategis Presiden Prabowo Subianto.
"Saya ingin sampaikan dari hasil konsultasi tadi, kami mendapatkan banyak masukan, banyak catatan, banyak hal-hal yang harus menjadi koreksi dan perbaikan bagi kami agar pencegahan itu bisa dilaksanakan dengan sungguh-sungguh menutup seluruh celah dan akhirnya proses yang transparan, adil bisa terlaksana," ucapnya.
2. Koordinasi untuk pencegahan

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Ibnu Basuki Widodo menegaskan koordinasi yang dilakukan oleh Kemensos bukan untuk penindakan, melainkan memastikan setiap program berjalan transparan dan bebas penyimpangan.
“Pada prinsipnya ini adalah koordinasi dalam arti untuk pencegahan tindak pidana korupsi, di mana di dalam setiap kegiatan selalu ada hal-hal tentang pendidikan antikorupsi, pencegahan korupsi,” ujar Ibnu.
3. KPK dukung program pemerintah

Ibnu menegaskan KPK mendukung berbagai program pemerintah yang dinilai baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Namun, ia mengingatkan pelaksanaan program tetap harus diawasi agar tidak menimbulkan celah korupsi maupun penyalahgunaan anggaran.
“Kita mendukung program-program yang baik ini, namun di dalam pelaksanaannya diharapkan tidak ada suatu penyelewengan, tidak ada suatu penyimpangan,” ujarnya.

















