Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hari ke-2 Pencarian Jurnalis Hilang Kontak Liput Anak Krakatau Masih Nihil

Hari ke-2 Pencarian Jurnalis Hilang Kontak Liput Anak Krakatau Masih Nihil
Hari kedua Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap delapan orang yang berada di dalam speed boat yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten (Dok. Basarnas)
  • Tim SAR Gabungan memperluas pencarian delapan orang dari speed boat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda.
  • Tujuh SRU menyisir sejumlah sektor dengan kapal, RIB, drone thermal, serta peralatan SAR pendukung.
  • Hingga operasi hari kedua, pencarian masih nihil dan keselamatan personel menjadi prioritas saat memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa yang harus jadi prioritas operasi SAR?
Share Article

Jakarta, IDN Times – Tim SAR Gabungan terus mencari delapan orang yang berada di kapal speedboat yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda. Memasuki hari kedua, operasi pencarian diperluas dengan mengerahkan tujuh Search and Rescue Unit (SRU) ke sejumlah sektor.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan pencarian dilakukan secara maksimal dengan memperluas area penyisiran, dan mengoptimalkan seluruh unsur serta sarana yang tersedia.

“Hari kedua ini kami memperluas area pencarian dengan membagi tim menjadi beberapa SRU di sejumlah sektor. Seluruh sarana dan unsur yang terlibat kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” ujar Al Amrad dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Dalam operasi SAR H2, KN SAR Tetuka 247 melakukan penyisiran di Sektor 2 dengan total jarak 68,3 nautical mile (NM), sementara KAL Anyer menyisir area yang sama dengan total jarak 69,5 NM.

Pencarian juga dilakukan RIB 02 dan RIB 03 Lampung di Sektor 1 dengan total jarak 67 NM. Tim melakukan penyisiran dan pemantauan visual di sekitar Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, hingga kawasan Krakatau.

Sementara, RIB 02 Banten melakukan penyisiran di sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang. KP Sanjaya menyisir Sektor 4 dengan total jarak 67,3 NM, sedangkan KRI Leuser dan KRI Lepu masing-masing melakukan pencarian di sektor yang telah ditentukan.

  1. 1. Seluruh penyisiran belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang yang dicari

    Hari ke-2 Pencarian Jurnalis Hilang Kontak Liput Anak Krakatau Masih Nihil
    Hari kedua Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap delapan orang yang berada di dalam speed boat yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten (Dok. Basarnas)

    Sejumlah SRU telah melakukan pemantauan visual di sekitar Gunung Anak Krakatau dan Rakata Besar. Namun, hingga laporan diterima, seluruh penyisiran belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang yang dicari.

    Pada pukul 13.31 WIB, SRU 1 yang menggunakan KN SAR Tetuka 247 melanjutkan pencarian berdasarkan titik koordinat SAR Map. Dalam proses pencarian tersebut, Gunung Anak Krakatau terpantau mengeluarkan material debu vulkanik cukup tebal.

    Terkait kondisi tersebut, Al Amrad menegaskan, keselamatan personel tetap menjadi prioritas selama operasi berlangsung.

    “Kami juga memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau. Saat terlihat adanya material debu vulkanik yang cukup tebal, kami tetap mempertimbangkan faktor keselamatan bagi seluruh personel. Pencarian akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan,” jelasnya.

    Hingga pukul 15.22 WIB, SRU 5 yang menggunakan KP Sanjaya masih melakukan pencarian sesuai titik koordinat SAR Map, dan belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang yang hilang kontak.

    Delapan orang yang masih dalam pencarian antara lain Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; Heriyanto (49), guide; serta lima jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara; Ari Basuki dari Merdeka; Yudhis dari iNews; Daus dari Anadolu; dan Donal jurnalis freelance.

  2. 2. Melibatkan berbagai unsur

    Hari ke-2 Pencarian Jurnalis Hilang Kontak Liput Anak Krakatau Masih Nihil
    Hari kedua Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap delapan orang yang berada di dalam speed boat yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten (Dok. Basarnas)

    Operasi SAR hari kedua melibatkan unsur Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten dan Lampung, USS Pandeglang, USS Merak, TNI, Polri, BPBD, KSOP, potensi SAR, media, keluarga korban, nelayan, serta masyarakat.

    Sarana yang dikerahkan meliputi KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya, KRI Lepu, KRI Leuser, RIB 02 Banten, RIB 02 dan RIB 03 Lampung, drone thermal, serta berbagai peralatan SAR air, medis, komunikasi, dan pendukung lainnya.

  3. 3. Kondisi cuaca di wilayah pencarian terpantau cerah berawan

    Hari ke-2 Pencarian Jurnalis Hilang Kontak Liput Anak Krakatau Masih Nihil
    Hari kedua Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap delapan orang yang berada di dalam speed boat yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten (Dok. Basarnas)

    Kondisi cuaca di wilayah pencarian terpantau cerah berawan, dengan angin dari arah selatan ke utara berkecepatan sekitar 14 knot dan tinggi gelombang berkisar 0,4 hingga 1 meter.

    Al Amrad menegaskan, Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian dan mengevaluasi perkembangan operasi secara berkala.

    “Sampai saat ini hasil pencarian masih nihil. Kami tidak berhenti melakukan upaya pencarian. Setiap perkembangan di lapangan akan terus kami evaluasi untuk menentukan strategi berikutnya. Kami berharap delapan orang yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” pungkasnya.

    Hingga hasil Operasi SAR hari kedua, delapan orang masih dinyatakan dalam pencarian. Operasi akan terus dilaksanakan sesuai hasil evaluasi dan perkembangan situasi di lapangan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More