Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kemenkes Ajak Masyarakat Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal

kemenkes.jpeg
Ilustrasi Hari Gizi Nasional 2026 yang mengangkat pesan “Sehat Dimulai dari Piringku” melalui penerapan gizi seimbang berbasis pangan lokal (Website/kemenkes.go.id)
Intinya sih...
  • Tantangan gizi kompleks: 1 dari 5 balita stunting, 37,8 persen orang dewasa kelebihan berat badan, rendahnya konsumsi sayur dan buah.
  • Pangan lokal lebih sehat: rantai pasok pendek, mudah diakses, berdampak pada ekonomi petani dan identitas budaya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengajak masyarakat menerapkan pola makan gizi seimbang berbasis pangan lokal sebagai upaya menghadapi persoalan gizi yang masih kompleks di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan dalam webinar nasional yang diselenggarakan Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan dengan tema “Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal,” Rabu (5/2/2026).

Dalam peringatan HGN ke-66, Kemenkes bersama para pemangku kepentingan menyoroti sejumlah isu krusial yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dan ditindaklanjuti secara berkelanjutan.

1. Tantangan gizi masih kompleks dan berlapis

Ibu-ibu petugas Desa Tuwel Kabupaten Tegal menyiapkan asupan makanan bergizi untuk anak stunting. (IDN Times/Dok Tanoto Foundation)
Ibu-ibu petugas Desa Tuwel Kabupaten Tegal menyiapkan asupan makanan bergizi untuk anak stunting. (IDN Times/Dok Tanoto Foundation)

Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes, Lovely Daisy, mengatakan, Indonesia masih menghadapi masalah gizi yang saling tumpang tindih.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, satu dari lima balita masih mengalami stunting, sementara 37,8 persen orang dewasa tercatat mengalami kelebihan berat badan.

Kondisi ini diperparah dengan rendahnya konsumsi sayur dan buah. Sebanyak 96,7 persen masyarakat Indonesia diketahui belum memenuhi anjuran konsumsi sayur dan buah harian.

“Melalui slogan Sehat Dimulai dari Piringku, kami mendorong masyarakat menerapkan konsep Isi Piringku dengan memanfaatkan pangan lokal yang kaya gizi dan mudah dijangkau,” ujar Daisy.

2. Pangan lokal dinilai lebih sehat dan berdaya saing

ilustrasi bahan pangan lokal (pexels.com/Mark Stebnicki)
ilustrasi bahan pangan lokal (pexels.com/Mark Stebnicki)

Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat IPB, Profesor Rimbawan, mengatakan, pangan lokal memiliki keunggulan komparatif dibandingkan pangan impor. Rantai pasok yang lebih pendek membuat pangan lokal lebih segar, mudah diakses, dan relatif terjangkau.

“Selain memenuhi gizi, mengonsumsi pangan lokal juga berdampak nyata bagi ekonomi petani dan memperkuat identitas budaya kita," kata Rimbawan.

3. Pola makan tinggi GGL picu penyakit tidak menular

Ilustrasi Mengurangi konsumsi gula (freepik.com/jcomp)
Ilustrasi Mengurangi konsumsi gula (freepik.com/jcomp)

Sementara, Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menyoroti tingginya konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) yang menjadi faktor utama meningkatnya kasus hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung, khususnya di wilayah perkotaan.

Menurut dia, kajian bersama BPOM menunjukkan bahwa pengendalian asam lemak trans dan reformulasi pangan berpotensi mencegah hingga 310 ribu kematian serta 580 ribu kasus penyakit jantung.

“Pengaturan batas maksimum GGL dan penerapan label pangan yang jelas menjadi langkah penting yang terus kami dorong,” kata Nadia.

Peringatan HGN ke-66 diharapkan dapat menjadi titik temu kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat upaya pemenuhan gizi seimbang berbasis pangan lokal, sebagai landasan penting bagi lahirnya sumber daya manusia Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan memiliki daya saing di masa depan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More

KPK Terima Info PPATK, Waka PN Depok Diduga Terima Gratifikasi Rp2,5 M

07 Feb 2026, 09:19 WIBNews