Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ibas Dorong Peternak Desa Jadi Ekosistem Pangan MBG

Ibas Dorong Peternak Desa Jadi Ekosistem Pangan MBG
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono saat meninjau langsung bantuan program ternak ayam petelur di Desa Wonogondo, Kabupaten Pacitan. (Dok. MPR RI).
Intinya Sih
Gini Kak
  • Ibas meninjau peternakan ayam petelur di Desa Wonogondo yang kini mampu menghasilkan lebih dari 500 butir telur per hari sebagai dukungan bagi program Makan Bergizi Gratis.
  • Ia menyoroti perubahan Desa Wonogondo dari daerah kering menjadi desa produktif berkat kerja sama pemerintah dan masyarakat, membuka peluang usaha pertanian serta peternakan.
  • Ibas mendorong penguatan ekosistem pangan desa melalui pemberdayaan peternak ayam petelur agar mandiri, meningkatkan ekonomi lokal, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menilai, hasil produksi telur dari peternakan warga dapat menjadi bagian penting dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya sebagai sumber protein bagi anak-anak sekolah.

Hal itu disampaikan Ibas saat meninjau langsung bantuan program ternak ayam petelur di Desa Wonogondo, Kabupaten Pacitan. Di desa ini, sekitar 500-600 ekor ayam petelur mampu menghasilkan lebih dari 500 butir setiap hari. Hal ini membuktikan bahwa desa memiliki kekuatan besar jika diberi akses bantuan, pendampingan, dan peluang usaha yang tepat.

Menurut Ibas, bantuan usaha peternakan bukan sekadar program ekonomi biasa, melainkan turut menjadi lahirnya ekosistem pangan desa yang kuat, berkelanjutan, dan mampu menopang kebutuhan masyarakat secara mandiri.

"Hasil produksi telur dari peternakan warga menjadi bagian penting dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya sebagai sumber protein bagi anak-anak sekolah," kata Ibas dalam keterangan resmi, Minggu (10/5/2026).

1. Dari tandus ke produktif di sektor pertanian

IMG-20260510-WA0007.jpg
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono saat meninjau langsung bantuan program ternak ayam petelur di Desa Wonogondo, Kabupaten Pacitan. (Dok. MPR RI).

Dalam kunjungan ini, Ibas melihat progres pembangunan di Desa Wonogondo karena dulu daerah tersebut identik dengan kekeringan. Namun, kini mulai menunjukkan perubahan dan kemajuan berkat kerja sama berbagai pihak.

“Alhamdulillah perlahan dengan kerja keras kita bersama, dengan tangan pemerintah baik di pusat, daerah, dan kami sebagai wakil rakyat, Desa Wonogondo sekarang menjadi desa yang surplus air,” kata dia.

Menurut Ibas, perubahan kondisi desa tersebut menjadi modal penting bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai usaha produktif, termasuk peternakan, pertanian, hingga pangan.

2. Dorong desa jadi pilar ketahanan pangan

IMG-20251218-WA0021.jpg
Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyoroti pentingnya akses pendidikan yang berkeadilan. (Dok. MPR RI).

Lebih lanjut, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini menekankan pentingnya sinergi antara program pemberdayaan ekonomi desa dan pemenuhan gizi masyarakat. Dengan begitu, hasil produksi lokal tidak hanya meningkatkan pendapatan warga, melainkan berdampak pada kualitas generasi muda Indonesia.

Ibas juga mendorong masyarakat agar mengembangkan potensi desa lainnya dari sektor pertanian terpadu sebagai bagian dari ekosistem ketahanan pangan desa.

Selain itu, Ibas mengingatkan pentingnya pengelolaan program yang amanah dan tepat sasaran, terutama dalam mendukung operasional dapur MBG agar manfaat program tersebut benar-benar dirasakan masyarakat.

“Insyaallah kita doakan agar semuanya amanah. Jangan sampai terlambat dalam pengiriman, jangan sampai menu tidak berputar setiap hari, dan jangan sampai pengelolaannya hanya sekadar memenuhi laporan tetapi tidak menyesuaikan kebutuhan rakyat,” kata dia.

3. Dorong kelompok peternakan ayam petelur tumbuh mandiri

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) saat meninjau bantuan BSPS di Pacitan Jawa Timur. (Dok. MPR RI).
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) saat meninjau bantuan BSPS di Pacitan Jawa Timur. (Dok. MPR RI).

Ibas juga mendorong kelompok peternak ayam petelur di berbagai daerah agar terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Menurutnya, sektor peternakan telur memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan.

“Dengan modal sekitar Rp100 hingga Rp200 juta, kita bisa menghasilkan produksi telur yang luar biasa setiap harinya,” ujar Ibas.

Ia menilai, usaha peternakan ayam petelur dapat menjadi salah satu solusi untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru di pedesaan. Karena itu, ia berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk terjun ke sektor tersebut.

“Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat yang tertarik, baik melalui Kredit Usaha Rakyat, modal mandiri, maupun secara berkelompok,” tuturnya.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Related Articles

See More