Kata Sekjen Kemnaker saat Ditanya Capaian Lapangan Kerja Era Prabowo

- Kemnaker belum bisa menyebut jumlah pasti lapangan kerja yang tercipta di era Prabowo karena masih menunggu hasil koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait.
- Presiden Prabowo menargetkan program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih mampu menciptakan jutaan lapangan kerja melalui ribuan dapur SPPG serta koperasi di seluruh Indonesia.
- Prabowo menegaskan pemerintahannya ingin mengalokasikan anggaran langsung ke masyarakat lewat program seperti Perumahan Rakyat dan Desa Nelayan, menggunakan dana hasil efisiensi dari pencegahan korupsi.
Jakarta, IDN Times - Penciptaan lapangan kerja menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Lantas, berapa sih lapangan kerja yang sudah terserap dari program-program unggulan selama 1,5 tahun pemerintah Prabowo?
Sekjen Kementerian Ketenegakerjaan (Kemnaker), Cris Kuntadi, belum bisa menjawab jumlah lapangan kerja yang sudah tercipta selama pemerintahan Prabowo. Dia mengklaim angka pastinya perlu koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.
"Kami terus bekerja tentu dengan kementerian lain, industri-industri untuk terus membuka lapangan kerja," ujar Cris menjawab pertanyaan IDN Times di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (29/4/2026).
"Jadi, kami masih terus untuk mengkaji, menggali, berapa sih total-total dari mereka. Kami bekerja sama seperti Kementerian ESDM, di mana di sana banyak industri, banyak BUMN, termasuk KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama). Kita sedang menginventarisasi berapa sih jumlah yang terbuka untuk 2026, termasuk dari kementerian lain," sambungnya.
1. Prabowo beberkan potensi lapangan kerja dari program MBG

Secara terpisah, Presiden Prabowo Subianto menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa menghasilkan jutaan lapangan kerja. Dia mengatakan, apabila nanti jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah mencapai 30 ribu, bisa menyerap 1,5 juta tenaga kerja.
"Satu dapur menciptakan 50 orang bekerja. Kalau nanti sudah berjalan 30 ribu, dapur (SPPG), artinya 1,5 juta orang bekerja," ujar Prabowo, dalam pidatonya saat groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (29/4/2026).
2. Potensi lapangan kerja dari Koperasi Merah Putih

Kemudian, Prabowo juga menargetkan membuat 80 ribu Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia. Menurutnya, jumlah pekerja di masing-masing koperasi bisa mencapai 18 orang.
Artinya, bila merujuk pada 80 ribu Koperasi Merah Putih yang menjadi target Prabowo, bisa menghasilkan 1,44 juta pekerja.
"Koperasi Merah Putih akan ada 81 ribu, satu koperasi mempekerjakan 18 orang, 80 ribu kali 18, Anda hitung sendiri, 1 juta sekian juga lebih," ucap Prabowo.
3. Prabowo klaim ingin pemerintahan keluarkan anggaran yang bisa langsung dirasakan masyarakat

Selain itu, ada juga program Perumahan Rakyat dan Desa Nelayan. Prabowo ingin pemerintahannya mengeluarkan anggaran yang bisa langsung dirasakan masyarakat.
"Apa yang salah kalau Presiden Republik Indonesia dan pemerintah yang dia pimpin ingin menggelontor uang kepada rakyatnya sendiri? Yang salah apa? Uang ini adalah uang yang kita hemat dari korupsi. Uang yang tadinya pasti dikorupsi kita tahan, kita realokasi, kita gelontorkan ke rakyat. Salahnya apa? Saya merasa saya berada di jalan yang benar, kita berada di jalan yang benar, kita berada di pihak rakyat Indonesia," ujar Prabowo.


















