Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ketahanan Fisik jadi Kunci

Peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 mengikuti fun walk sejauh 7,5 km (Dok. Media Center Haji)
Peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 mengikuti fun walk sejauh 7,5 km (Dok. Media Center Haji)
Intinya sih...
  • Haji adalah ibadah fisik yang menuntut stamina prima, dengan mobilitas di Arab Saudi yang berat.
  • Pelatihan selama 20 hari hanya sebagai stimulus untuk membangun kebiasaan baru dan menjaga konsistensi kebugaran.
  • Para petugas PPIH perlu memiliki keteguhan hati, niat yang mantap, serta pemahaman fiqih dan bahasa Arab dasar selama bertugas di Arab Saudi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Sabtu pagi (24/1/2026) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, bergulir penuh semangat. Setidaknya 1.600 peserta Diklat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 mengikuti kegiatan Fun Walk atau jalan santai guna menutup pekan kedua pelatihan.

Tak hanya menonton, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, turut serta membakar kalori. Mengenakan pakaian olahraga, Dahnil bahkan menempuh jarak lebih jauh dibanding peserta lainnya.

"Tadi saya dengan beberapa teman-teman 9,3 km, (waktu) 1 jam, 4 putaran Asrama Haji dan Halim. Ayo bareng, saya tiap hari lari," ujar Dahnil penuh semangat saat ditemui usai kegiatan.

1. Haji adalah ibadah fisik

Pengarahan Peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar (IDN Times/Yogie Fadila/Dok. Media Center Haji)
Pengarahan Peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar (IDN Times/Yogie Fadila/Dok. Media Center Haji)

Bukan tanpa alasan fisik para calon petugas digembleng habis-habisan selama di asrama. Dahnil mengingatkan bahwa realitas di Tanah Suci jauh lebih berat. Berdasarkan pengalamannya, mobilitas di Arab Saudi menuntut stamina prima.

"Bahkan saya kalau menghitung rata-rata jalan kaki itu bisa 30 ribu loh, 30 ribu langkah ke jarak yang paling jauh. Saya pernah menghitung misalnya jarak paling jauh itu jalan dari Arafah ke Masjidil Haram, itu bisa 25 kilometer," ungkap Dahnil.

Ia menekankan kembali bahwa "90 persen ibadah haji itu pasti ibadah fisik." Oleh karena itu, stamina bukan sekadar pelengkap, melainkan modal utama, terutama karena petugas harus melayani jemaah lansia dan perempuan yang jumlahnya mendominasi.

2. Pelatihan selama 20 hari hanya stimulus

Pengarahan Peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar (IDN Times/Yogie Fadila/Dok. Media Center Haji)
Pengarahan Peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar (IDN Times/Yogie Fadila/Dok. Media Center Haji)

Dahnil menyadari bahwa tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi kebugaran setelah peserta keluar dari asrama (barak) pada 30 Januari mendatang. Terlebih, ada jeda waktu sekitar tiga bulan sebelum keberangkatan kloter pertama pada bulan April, yang juga terpotong oleh bulan Ramadan.

"Makanya kan 20 hari ini sebenarnya kan stimulus ya, stimulus artinya untuk membangun habitus (kebiasaan-red) baru," jelasnya.

Ia berharap para petugas tidak terlena saat pulang ke rumah masing-masing. "Pelan-pelan dilatih 20 hari ini, dan ada 3 bulan ke depan staminanya dilatih," kata dia.

3. Tidak hanya fisik, niat dan fiqih juga harus mantap

Simulasi alur jemaah di Arafah melalui tactical floor game (IDN Times/Yogie Fadila)
Simulasi alur jemaah di Arafah melalui tactical floor game (IDN Times/Yogie Fadila)

Dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci sepekan sebelum gelombang pertama jemaah haji tiba di Arab Saudi, dan pulang setelah gelombang terakhir meninggalkan Arab Saudi, kebanyakan petugas PPIH akan bertugas di negara tersebut selama 70-75 hari.

"Karena teman-teman (petugas) sebagian akan berangkat di bulan April, dan kemungkinan baru kembali di sekitar bulan Juni. Jadi jemaah yang terakhir nanti di bulan Juni, teman-teman baru kembali ke Indonesia," Dahnik megingatkan.

Selain urusan fisik, Wakil Menteri juga menambahkan pentingnya keteguhan hati. "Kemudian niatnya juga diluruskan". Dia menyebut tantangan haji tahun ini adalah banyaknya jemaah lansia, "Jadi makanya butuh asistensi dari para petugas yang cukup kuat stamina-nya, paham fiqih haji dasarnya, kemudian paham bahasa Arab dasar."

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogie Fadila
EditorYogie Fadila
Follow Us

Latest in News

See More

Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Kunker dari Inggris hingga Prancis

24 Jan 2026, 18:28 WIBNews
Peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 mengikuti fun walk sejauh 7,5 km (Dok. Media Center Haji)

Ketahanan Fisik jadi Kunci

24 Jan 2026, 17:47 WIBNews