Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Bertambah Jadi 4 Orang

- Kecelakaan antara Commuterline dan Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur menewaskan empat penumpang Commuterline pada Selasa malam, 28 April 2026.
- Sebanyak 38 orang mengalami luka dan dirawat di rumah sakit, sementara seluruh 240 penumpang Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat.
- KAI menyiapkan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur serta contact center 121 untuk keluarga korban, sambil menyampaikan duka cita atas insiden tersebut.
Bekasi, IDN Times - Korban tewas kecelakaan antara Commuterline dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, pada Selasa (28/4/2026) malam, bertambah. Hingga kini, korban tewas sudah mencapai empat orang.
Dijelaskan Vice President Corporate Communications KAI, Anne Purba, seluruh korban tewas merupakan penumpang Commuterline. Selain itu, sebanyak 38 orang juga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Sementara, seluruh penumpang Argo Bromo Anggrek selamat.
"Sampai saat ini, kami juga mendapatkan informasi ada empat orang yang meninggal, yang saat ini juga sedang ditangani di rumah sakit. Lalu, 240 penumpang Argo Bromo Anggrek semuanya selamat," katanya, Selasa (28/4/2026) dini hari WIB
Bagi yang meyakini keluarganya menjadi korban atas peristiwa tersebut, lanjut Anne, pihaknya menyiagakan posko informasi dan contact center dengan nomor 121.
"Ini kami juga menyiapkan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur supaya keluarga dapat menghubungi juga baik melalui contact center 121 ataupun melalui info posko di Stasiun Bekasi Timur," ujar Anne.
Anne juga menyampaikan duka yang mendalam atas peristiwa tersebut dan memohon maaf akibat kecelakaan yang menyebabkan empat orang tewas.
"Kami mengucapkan duka cita yang mendalam dan mohon maaf sekali atas kejadian pada hari ini," jelas dia.







